Cara Menulis Daftar Pustaka dari Buku 2 Penulis yang Benar

Memproduksi artikel seputar tutorial dan tips.
·waktu baca 2 menit
Tulisan dari Tips dan Trik tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Cara menulis daftar pustaka dari buku 2 penulis perlu diketahui para mahasiswa yang sedang mengerjakan tugas akhir atau skripsi. Dalam proses pembuatan skripsi, mahasiswa diwajibkan untuk menggunakan sumber rujukan yang valid.
Selain bagian isi, bagian daftar pustaka juga harus ditulis menggunakan aturan yang sudah ditentukan. Terdapat berbagai macam aturan dalam penulisan daftar pustaka, salah satunya jika satu buku terdapat dua penulis.
Mengutip sari buku yang berjudul Metode Penulisan dan Penyajian Karya Ilmiah, Haryanto, dkk, (2000:69), daftar pustaka adalah daftar segala sumber bahan karangan yang telah digunakan dalam penulisan karangan ilmiah.
Cara Menulis Daftar Pustaka dari Buku 2 Penulis
Berikut merupakan cara menulis daftar pustaka dari buku 2 penulis yang benar, mahasiswa harus tahu:
1. Dua Orang
Penulisan daftar pustaka dari buku yang mempunyai dua orang penulis sebenarnya mempunyai urutan yang sama dengan sumber buku.
Akan tetapi, terdapat perbedaan cara menuliskan nama pengarangnya. Terdapat dua versi yang dapat digunakan ketika menulis daftar pustaka dengan dua pengarang.
Para mahasiswa dapat menyesuaikan ketentuan penulisan yang terdapat di perguruan tinggi masing-masing. Versi pertama yaitu hanya menggunakan nama belakang penulis.
Contohnya: Chaer dan Agustina. (2004). Sosiolinguistik: Perkenalan Awal. Jakarta: Rineka Cipta.
Sementara itu, versi yang kedua yaitu menggunakan nama penulis pertama ditulis dengan cara dibalik dan lengkap, sementara nama penulis kedua ditulis dengan normal atau tidak balik.
Contohnya: Chaer, Abdul dan Leonie Agustina. (2004). Sosiolinguistik: Perkenalan Awal. Jakarta: Rineka Cipta.
2. Tiga Orang atau Lebih
Apabila menemukan satu atau dua nama penulis, maka di daftar pustaka wajib dituliskan semuanya. Namun, jika akan menulis daftar pustaka yang mempunyai tiga atau lebih nama penulis, maka tidak perlu menuliskan semua nama penulis tersebut.
Biasanya nama penulis akan diwakilkan dengan menggunakan kata dkk atau et. al. Saat menulis daftar pustaka dengan tiga atau lebih penulis, maka wajib konsisten.
Misalkan pada sumber pertama memakai istilah dkk, maka selanjutnya wajib memakai dkk juga, bukan et. al. Contohnya: Chaer, dkk. (2004). Sosiolinguistik: Perkenalan Awal. Jakarta: Rineka Cipta.
Itulah cara menulis daftar pustaka dari buku 2 penulis.Dengan membaca ulasan di atas, mahasiswa tidak akan merasa bingung lagi saat membuat dafar pustaka. (Adm)
Baca juga: Cara Penulisan Kutipan dalam Karya Ilmiah
