Cara Menulis Daftar Pustaka dari Buku yang Benar dan Tepat

Memproduksi artikel seputar tutorial dan tips.
·waktu baca 3 menit
Tulisan dari Tips dan Trik tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Kini, ada beberapa cara menulis daftar pustaka dari buku yang benar dan tepat. Menulis daftar pustaka merupakan bagian penting dari karya tulis ilmiah, seperti makalah, skripsi, tesis, atau laporan penelitian.
Daftar pustaka berfungsi sebagai acuan untuk sumber-sumber yang digunakan. Sehingga pembaca dapat menelusuri kembali referensi yang digunakan oleh penulis.
Cara Menulis Daftar Pustaka
Dikutip dari buku Penulisan Karya Ilmiah, Zulmiyetri (2020), penulisan daftar pustaka yang tepat akan meningkatkan kredibilitas karya tulis dan memudahkan pembaca dalam mencari referensi yang digunakan. Salah satu sumber yang sering digunakan adalah buku.
Berikut adalah panduan praktis cara menulis daftar pustaka dari buku.
1. Susunan Umum Daftar Pustaka dari Buku
Format penulisan daftar pustaka dari buku secara umum mengikuti susunan berikut.
Nama Penulis
Ditulis dengan format nama belakang diikuti nama depan. Misalnya, penulis "Taufik Hidayat" ditulis "Hidayat, Taufik."
Tahun Terbit
Tahun penerbitan buku ditulis setelah nama penulis dan diapit dalam tanda kurung.
Judul Buku
Judul buku ditulis miring (italic) untuk menandai bahwa itu adalah judul buku. Perhatikan bahwa penulisan huruf besar hanya pada kata pertama dan kata-kata penting dalam judul.
Kota Terbit
Tempat di mana buku tersebut diterbitkan, diikuti tanda titik dua.
Nama Penerbit
Nama penerbit buku.
Contoh format daftar pustaka buku:
Hidayat, Taufik. (2021). Metodologi Penelitian Pendidikan. Jakarta: Pustaka Ilmu.
2. Detail Penulisan
Berikut ini penjelasan lebih detail untuk setiap elemen daftar pustaka buku.
Penulis: Penulis adalah orang yang menulis buku. Jika terdapat lebih dari satu penulis, penulis kedua dan seterusnya ditulis seperti biasa (nama depan diikuti nama belakang), dan dipisahkan dengan tanda koma atau "dan." Contoh: "Hidayat, Taufik dan Arif, Muhammad."
Tahun Terbit: Informasi tahun terbit biasanya dapat ditemukan di halaman judul atau halaman copyright buku. Pastikan tahun yang ditulis adalah tahun cetakan terbaru yang digunakan.
Judul Buku: Judul buku harus ditulis dengan miring (italic). Jika judul memiliki subjudul, tulislah subjudul setelah judul utama dengan dipisahkan tanda titik dua.
Kota Terbit: Kota tempat buku diterbitkan juga penting untuk ditulis dengan tepat. Jika kota tidak dikenal luas, sertakan nama negara atau provinsi.
Nama Penerbit: Penerbit adalah perusahaan yang mencetak dan mendistribusikan buku. Informasi ini juga biasanya ditemukan di halaman judul buku.
3. Penulisan Daftar Pustaka untuk Buku dengan Editor
Jika buku yang dijadikan sumber ditulis oleh banyak penulis dengan seorang editor, formatnya sedikit berbeda. Nama editor ditulis setelah nama penulis dengan tambahan keterangan (Ed.) atau (Eds.) untuk lebih dari satu editor. Contoh:
Susanto, Budi. (Ed.). (2020). Filsafat Sosial Kontemporer. Yogyakarta: UGM Press.
4. Contoh Daftar Pustaka dari Buku
Berikut ini beberapa contoh penulisan daftar pustaka dari buku:
Sartono, Kartodirdjo. (1992). Pengantar Sejarah Indonesia Baru. Jakarta: Gramedia.
Nugroho, Wisnu dan Surya, Andi. (2019). Teori dan Praktik Penulisan Karya Ilmiah. Bandung: Alfabeta.
Baca juga: Cara Menulis Daftar Pustaka APA Style dari Buku dan Jurnal untuk Karya Ilmiah
Itulah beberapa cara menulis daftar pustaka dari buku yang benar dan tepat. Dengan mengikuti panduan ini, masyarakat dapat menulis daftar pustaka dari buku dengan benar dan sesuai dengan standar akademik. (Gin)
