Konten dari Pengguna

Cara Menulis Esai dengan Efisien untuk Mahasiswa

Tips dan Trik

Tips dan Trik

Memproduksi artikel seputar tutorial dan tips.

ยทwaktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Tips dan Trik tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Cara menulis esai dengan efisien, Unsplash/Unseen Studio
zoom-in-whitePerbesar
Cara menulis esai dengan efisien, Unsplash/Unseen Studio

Esai merupakan tulisan yang menyajikan pandangan mengenai suatu permasalahan. Karya ini digunakan untuk berbagai kepentingan, seperti kepentingan akademik. Cara menulis esai merupakan suatu tips yang perlu diperhatikan bagi mahasiswa.

Secara umum esai memiliki struktur yang terdiri dari pendahuluan, isi dan penutup. Panjang esai bervariasi, biasanya sekitar 600 hingga 1000 kata. Komponen dan aturan penulisan esai perlu diperhatikan sebelum mulai menulis esai.

Cara Menulis Esai

Cara menulis esai dengan efisien, Unsplash/Kenny Eliason

Berikut adalah cara menulis esai dengan efisien untuk mahasiswa berdasarkan situs web uopeople:

1. Memilih Topik

Beberapa orang mungkin akan sedikit kesulitan untuk memilih apa yang akan dibicarakan dalam esai. Selain itu, beberapa lembaga bisa saja memiliki perspektif dan sudut pandang tertentu mengenai topik yang akan ditulis dalam esai.

Perlu dilakukan riset mengenai topik dan latar belakang lembaga untuk mengatasi kesulitan pemilihan topik. Tuliskan tiga atau empat kemungkinan topik esai. Pastikan bahwa topik tersebut bersifat orisinil dan unik.

2. Menulis secara Bebas

Esai yang sedang ditulis saat ini mungkin merupakan produk yang dikirim ke perguruan tinggi. Sebelum mengirim esai penulis dapat meluangkan waktu untuk menulis secara bebas. Menulis bebas akan membantu mengasah keterampilan selama proses pengerjaan esai.

Menulis bebas idealnya dilakukan dengan pena dan kertas daripada di komputer. Proses ini merupakan latihan dalam membuka pikiran kreatif dan membiarkan ide mengalir.

3. Membuat Garis Besar

Setelah selesai menulis bebas adalah waktu yang tepat untuk membuat garis besar. Garis besar esai dapat dijabarkan sebagai berikut:

  1. Buat outline dalam tiga bagian dengan garis horizontal.

  2. Bagian atas adalah pengantar, bagian tengah adalah tubuh, dan bagian bawah adalah kesimpulan.

  3. Tulis poin-poin yang ingin disertakan pada setiap bagian.

  4. Buat kalimat topik untuk setiap paragraf isi, yang memperkenalkan isi paragraf.

  5. Lanjutkan dengan beberapa kalimat yang mendukung kalimat topik dengan bukti, baik berupa cerita, pelajaran, atau contoh.

4. Membuat Draft

Kalimat pertama dalam pendahuluan harus memikat pembaca agar tertarik untuk membaca esai lebih lanjut. Paragraf berikutnya akan masuk lebih dalam dan membawa esai ke arah yang baru disertai dengan argumen, contoh dan data yang mendukung.

Langkah selanjutnya setelah isi adalah membuat kesimpulan yang akan merangkum keseluruhan esai. Penulis dapat membaca ulang keseluruhan draft esai setelah membuat kesimpulan.

5. Mencari Umpan Balik

Hubungi teman, keluarga, atau seseorang yang tepercaya untuk melihat dan mengkoreksi draft. Meminta komentar dan saran juga diperlukan pada tahap ini agar mendapatkan esai terbaik.

Tahap akhir dari pembuatan esai adalah revisi dan meninjau kembali. perhatikan penulisan ejaan dan tanda baca selama menulis esai. Cara menulis esai dengan efektif dapat terlaksana apabila penulis memperhatikan langkah-langkah pembuatan esai secara seksama. (Fia)

Baca juga: Cara Membuat Autobiografi beserta Contohnya untuk Diri Sendiri