Cara Menulis Footnote dari Buku dengan Baik

Memproduksi artikel seputar tutorial dan tips.
ยทwaktu baca 2 menit
Tulisan dari Tips dan Trik tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Cara menulis footnote dari buku bisa dipraktikkan dalam membuat sebuah catatan pendek yang lengkap.
Footnote atau catatan kaki memiliki aturan baku penulisannya sendiri. Biasanya, footnote ini memuat nama penulis, nomor halaman, serta judul.
Tentang Footnote
Sebelum masuk ke cara menulis footnote dari buku, perlu diketahui dahulu apa itu footnote. Mengutip dari Catatan Kaki, dalam situs yudharta.ac.id, catatan kaki merupakan cara menandai identitas sumber rujukan.
Catatan kaki juga merupakan salah satu bukti bahwa penulis benar-benar memiliki kejujuran ilmiah. Bentuk penandaan ini digunakan agar pembaca dapat mengetahui identitas sumber rujukan secara langsung pada halaman tempat kutipan berada.
Prinsip-prinsip penulisan catatan kaki adalah sebagai berikut:
Dipisahkan dari teks sebelumnya dengan jarak dua spasi menggunakan garis sepanjang 15 spasi dari margin kiri.
Diketik menggunakan ukuran font 11 dengan 1 spasi.
Penomoran dengan angka Arab, dimulai dari margin kiri setelah karakter ketujuh sebagaimana awal paragraf. Bagian selanjutnya ditulis sejajar dengan margin kiri.
Nomor dan teks catatan kaki tidak dipisahkan dengan spasi.
Penomoran catatan kaki dimulai dan diurutkan per bab. Setiap berganti bab, catatan kaki selalu dimulai dengan nomor satu.
Penempatan catatan kaki tidak boleh melampaui margin bawah. Tulisan catatan kaki paling akhir pada suatu halaman berjarak tiga sentimeter (3 cm) dari sisi kertas terbawah.
Nama pengarang ditulis sesuai dengan aslinya (tidak mendahulukan nama belakang).
Gelar akademik yang berada di depan dan/atau belakang nama seseorang tidak dicantumkan dalam catatan kaki.
Cara Menulis Footnote dari Buku
Setelah mengetahui pengertian dan beberapa prinsip dalam footnote, selanjutnya simak cara menulis footnote dari buku berikut ini:
Nama depan penulis Nama belakang, Judul Buku, edisi. (Tempat publikasi: Penerbit, tahun), nomor halaman, URL. Contoh: Chimon Wachirawit, The Love Habits, edisi ke-3. (Indonesia: Free Press, 2010), 75-81.
Nama belakang penulis, Judul Buku yang Disingkat, nomor halaman. Contoh: Wachirawit, Love Habits , 75-7.
Demikianlah cara menulis footnote dari buku dengan baik dan benar. Perhatikan cara menulisnya dengan saksama agar tidak ada kesalahan penulisan. (IF)
Baca Juga: 8 Cara Menulis Artikel yang Baik dan Benar untuk Pemula
Frequently Asked Question Section
Apa itu catatan kaki?

Apa itu catatan kaki?
Catatan kaki atau footnote adalah cara menandai identitas sumber rujukan.
Mengapa catatan kaki dibutuhkan?

Mengapa catatan kaki dibutuhkan?
Catatan kaki merupakan salah satu bukti bahwa penulis benar-benar memiliki kejujuran ilmiah. Bentuk penandaan ini digunakan agar pembaca dapat mengetahui identitas sumber rujukan secara langsung pada halaman tempat kutipan berada.
