Cara Menyusun Berkas Lamaran Kerja yang Benar

Memproduksi artikel seputar tutorial dan tips.
·waktu baca 2 menit
Tulisan dari Tips dan Trik tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Cara menyusun berkas lamaran kerja wajib diketahui oleh anak muda yang baru lulus dari sekolah maupun perguruan tinggi. Pelamar dapat menyusun berkas lamaran kerja dengan benar sesuai syarat yang diberikan oleh setiap perusahaan.
Dalam buku Cara Mudah Menulis Surat Lamaran Kerja, M. Handika, Ayu Andini, (2020:11), fungsi dari surat lamaran kerja adalah sebagai media komunikasi antara pelamar dengan perusahaan yang dilamar dan sebagai bahan pertimbangan perusahaan.
Cara Menyusun Berkas Lamaran Kerja
Berikut adalah cara menyusun berkas lamaran kerja yang benar yang akan diajukan untuk melamar kerja di suatu perusahaan.
Pada bagian paling depan, pelamar bisa meletakkan pas foto.
Apabila menjadi syarat, pelamar bisa menyisipkan fotokopi KTP dan NPWP. Namun, jika tidak disebutkan dalam syarat, sebaiknya tidak udah mencantumkan ini.
Selanjutnya adalah menyisipkan surat lamaran kerja atau motivation letter. Jelaskan secara singkat mengenai diri pelamar, latar belakang pendidikan yang sesuai, pengalaman kerja atau kemampuan, dan posisi apa yang ingin dilamar.
Jika di surat lamaran berupa data singkat, maka daftar lengkapnya bisa dicantumkan di CV. Tulis daftar riwayat hidup tersebut dengan data yang sebenar-benarnya supaya bisa mempertanggungjawabkannya. Jika ada proyek-proyek yang pernah dikerjaan sebelumnya dan selaras dengan posisi yang dilamar sekarang bisa dimasukkan.
Setelah CV, bisa menambahkan fotokopi ijazah dibawahnya.
Selanjutnya, pada berkas lamaran kerja juga harus ditambahkan fotokopi SKCK. Berkas ini bisa ditambahkan dibawah transkrip nilai.
Selanjutnya, tambahkan fotokopi kartu AK-1 atau kartu kuning setelah SKCK. Kartu kuning ini bisa didapatkan di kantor Disnaker Kabupaten/Kota sesuai tempat tinggal.
Selanjutnya, tambahkan surat keterangan sehat. Surat ini bisa diletakkan setelah kartu kuning.
Setelah itu, jangan lupa untuk menambahkan fotokopi surat keterangan kerja dari kantor sebelumnya, surat ini bisa diletakan setelah surat keterangan sehat. Tetapi, untuk fresh graduate tidak perlu melampirkan surat ini.
Terakhir, jika memiliki sertifikat pendukung, bisa disisipkan di paling bawah.
Dengan cara menyusun berkas lamaran kerja yang benar di atas, kini pelamar akan dinilai lebih rapi oleh HRD perusaan dalam proses seleksi. (LA)
Baca Juga: 4 Cara Mengirimkan Lamaran Pekerjaan lewat Email
