Konten dari Pengguna

Cara Penggunaan Avometer Digital untuk Mengukur Arus Listrik dengan Tepat

Tips dan Trik

Tips dan Trik

Memproduksi artikel seputar tutorial dan tips.

ยทwaktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Tips dan Trik tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Cara Penggunaan Avometer Digital, Foto Hanya Ilustrasi: Unsplash/Nekhil R
zoom-in-whitePerbesar
Cara Penggunaan Avometer Digital, Foto Hanya Ilustrasi: Unsplash/Nekhil R

Mengukur arus listrik bisa menggunakan bantuan alat ukur seperti avometer digital. Agar bisa melakukan pengukuran dengan tepat, maka penting untuk tahu cara penggunaan avometer digital saat mengukur arus listrik.

Dikutip dari buku Elektronika Dasar, Drs. Imam Muda N, S.T, M., (2013:1), terdapat dua jenis avometer, yaitu avometer analog dan digital. Untuk avometer analog menggunakan jarum sebagai penunjuk skala, sementara avometer digital menggunakan display yang langsung menampilkan hasil pengukuran.

Avometer memiliki fungsi utama sebagai alat untuk mengukur arus listrik. Terdapat dua jenis arus listrik yaitu arus listrik DC (Direct Current) dan arus listrik AC (Alternating Current). Oleh karena itu, saat mengukur arus listrik perlu memperhatikan tipe arus apa yang akan diukur.

Cara Penggunaan Avometer Digital dengan Benar

Cara Penggunaan Avometer Digital, Foto Hanya Ilustrasi: Pexels/Alexey Demidov

Mengukur arus listrik menggunakan avometer digital dinilai lebih mudah dibandingkan dengan avometer analog. Namun, agar tidak salah pengukuran, inilah cara penggunaan avometer digital dengan benar agar bisa mengukur arus listrik dengan tepat.

  1. Pertama, siapkan avometer digital yang akan digunakan untuk mengukur arus listrik.

  2. Setelah siap, putar saklar atau knob yang ada pada avometer ke tanda A.

  3. Selanjutnya pilih skala arus listrik sesuai dengan kebutuhan. Apabila pengukuran arus listrik akan mencapai 100 mA, maka atur posisi skala pada 0,3A atau 300 mA.

  4. Kemudian pastikan arus yang akan diukur tidak melebihi skala yang telah diatur karena bisa mengakibatkan putusnya sekring yang terpasang pada papan avometer.

  5. Setelah itu, putuskan catu daya yang terhubung pada beban.

  6. Lalu hubungkan kabel penyidik atau probes dengan kaki terminal komponen yang akan diukur. Kabel penyidik yang berwarna merah dihubungkan dengan kaki terminal yang ada di kutub positif, sedangkan kabel penyidik berwarna hitam dihubungkan dengan bagian kutub negatif.

  7. Jika sudah terhubung, nantinya hasil pengukuran arus listrik akan muncul melalui display yang ada di avometer digital.

  8. Selesai, pengukuran telah berhasil dilakukan.

Tidak hanya bisa dilakukan dengan mudah, pengukuran besaran arus listrik menggunakan avometer digital juga dianggap memiliki hasil yang lebih akurat dibandingkan avometer analog. Dengan begitu kemungkinan salah saat pengukuran akan berkurang.

Baca juga: Bagaimana Cara Arus Listrik Mengalir? Ini Jawabannya

Setelah mengetahui cara penggunaan avometer digital untuk mengukur besaran arus listrik, kini proses pengukuran akan lebih mudah dan bisa mendapatkan hasil yang lebih tepat. (PRI)