Konten dari Pengguna

Cara Penggunaan Pupuk NPK agar Tanaman Tumbuh Subur

Tips dan Trik

Tips dan Trik

Memproduksi artikel seputar tutorial dan tips.

ยทwaktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Tips dan Trik tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi Cara Penggunaan Pupuk NPK, Foto: Pexels/Karolina Grabowska
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Cara Penggunaan Pupuk NPK, Foto: Pexels/Karolina Grabowska

Penggunaan pupuk kimia merupakan salah satu cara meningkatkan kualitas tanaman, contohnya pupuk NPK. Akan tetapi, cara penggunaan pupuk NPK ini perlu diketahui dengan benar, agar tidak merusak tanaman.

Mengutip dari Pupuk NPK -Universitas STEKOM Semarang, dalam situs p2k.stekom.ac.id, pupuk NPK adalah pupuk buatan yang berbentuk cair atau padat berupa butiran kasar yang mengandung unsur hara utama nitrogen, fosfor, dan kalium.

Cara Penggunaan Pupuk NPK

Ilustrasi Cara Penggunaan Pupuk NPK, Foto: Pexels/Greta Hoffman

Cara penggunaan pupuk NPK pada tanaman ini memiliki dua cara, yaitu sistem kucur atau siram, dan sistem tabur atau tanam. Sistem tabur merupakan menaburkan atau menanam butiran pupuk NPK ke media tanam tanaman.

Sementara sistem kocor adalah melarutkan butiran pupuk NPK dengan air terlebih dahulu, lalu larutan pupuk NPK disiramkan ke media tanam. Untuk tata cara lengkapnya adalah sebagai berikut:

1. Metode Tabur

Dalam metode ini, hanya perlu takar bulir pupuk sesuai kebutuhan. Selain kantong pupuk NPK Mutiara 16-16-16 berwarna biru, penanam hanya perlu menyiapkan sendok teh untuk menakar. Apabila alat dan bahan sudah tersedia, simak tata caranya berikut ini:

  1. Pertama gali tanah di sekeliling tanaman sampai menjadi parit kecil.

  2. Kemudian, sendok pupuk mutiara sebanyak setengah sampai satu sendok teh, tergantung usia tumbuhan.

  3. Selanjutnya, taburkanlah bulir pupuk secara merata di parit kecil yang telah digali tadi.

  4. Tutup kembali galian dengan tanah agar pupuk tertimbun sempurna.

Perlu diingat, pastikan untuk tidak memberi tanaman lebih dari dosis satu sendok teh karena justru berisiko membunuhnya. Jika takaran sudah sesuai, silakan tunggu pupuk larut dengan sendirinya dan terserap oleh tanaman.

Adapun untuk waktu yang tepat dalam memberikan pupuk NPK pada tanaman adalah di pagi hari sebelum matahari bersinar sepenuhnya.

2. Metode Kucur

Untuk menggunakan pupuk NPK menggunakan metode kucur atau suram ini adalah dengan melarutkan pupuk lalu mengucurkannya ke tanaman.Perbandingan yang disarankan adalah satu sendok makan pupuk NPK dan 3 liter air bersih.

Setelah semua bahan siap, ikut langkah berikut ini:

  1. Pertama siapkan dahulu ember berisi 3 liter air.

  2. Lalu, masukkan satu sendok pupuk NPK ke dalamnya.

  3. Kemudian, aduk larutan hingga seluruh bulir pupuk larut sempurna.

  4. Selanjutnya, siapkan gayung kecil untuk menyendok air.

  5. Gunakanlah sekitar setengah gayung untuk menyiram akar tanaman.

Jika menggunakan metode ini, pemberian pupuk sebaiknya dilakukan tiap 1 pekan sekali, karena pupuk berubah bentuk menjadi cair dan penyerapannya lebih cepat.

Perlu juga diketahui, bulir pupuk NPK tersebut sulit larut di air, itu bisa jadi pertanda pupuk NPK tersebut palsu. (IF)

Baca juga: Cara Membuat Pupuk Organik Cair untuk Pemula