Konten dari Pengguna

Cara Pengukuran Jangka Sorong, Fungsi, dan Pengertiannya

Tips dan Trik

Tips dan Trik

Memproduksi artikel seputar tutorial dan tips.

·waktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Tips dan Trik tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi Cara Pengukuran Jangka Sorong, foto: pexels/Thirdman
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Cara Pengukuran Jangka Sorong, foto: pexels/Thirdman

Sudah tahu cara pengukuran jangka sorong? Dikenal sebagai caliper, jangka sorong adalah salah satu alat ukur yang digunakan dalam berbagai industri dan bidang termasuk manufaktur, rekayasa, dan metrologi.

Alat ini digunakan untuk mengukur dimensi luar (eksternal), dimensi dalam (internal), dan kedalaman suatu objek dengan presisi tinggi. Berikut adalah cara pengukuran dengan jangka sorong, fungsi-fungsi utama, dan pengertian-pengertiannya:

Cara Pengukuran dengan Jangka Sorong

Ilustrasi Cara Pengukuran Jangka Sorong, foto: pexels/Tima Miroshnichenko

Mengutip dari Cerdas Belajar Fisika, Redaksi Kamajaya(2007:19). inilah cara pengukuran jangka sorong:

  1. Siapkan jangka sorong dan pastikan bahwa skala pengukuran telah dikalibrasi dengan benar.

  2. Buka jangka sorong dan letakkan objek yang akan diukur di antara rahang statis dan rahang geser.

  3. Tutup rahang geser secara perlahan hingga rapat dan pastikan objek terjepit dengan baik.

  4. Baca skala pada skala utama (sering kali dalam satuan milimeter) yang sejajar dengan garis nol pada skala nonius (vernier).

  5. Perhatikan garis pada skala nonius yang paling cocok dengan skala utama. Catat nilai tersebut.

  6. Jumlahkan nilai pada skala utama dengan nilai pada skala nonius untuk mendapatkan ukuran yang tepat.

Fungsi-fungsi Jangka Sorong

Ilustrasi Cara Pengukuran Jangka Sorong, foto: pexels/Luis Quintero

1. Pengukuran dimensi luar (eksternal)

Jangka sorong digunakan untuk mengukur panjang, lebar, atau diameter luar suatu objek. Misalnya, ukuran luar dari sebuah tabung atau diameter luar dari sebuah poros.

2. Pengukuran dimensi dalam (internal)

Jangka sorong juga dapat digunakan untuk mengukur diameter dalam lubang atau celah. Hal ini dapat dilakukan dengan menggunakan ujung rahang geser yang melengkung.

3. Pengukuran kedalaman

Jangka sorong memiliki rahang geser yang panjang, sehingga memungkinkan pengukuran kedalaman suatu lubang, celah, atau alur pada objek.

4. Pembacaan presisi

Skala nonius pada jangka sorong memungkinkan pembacaan yang lebih presisi dibandingkan dengan jangka biasa. Dengan menggunakan skala nonius, kita dapat membaca ukuran hingga fraksi dari satuan terkecil pada skala utama.

Pengertian-Pengertian Jangka Sorong

Ilustrasi Cara Pengukuran Jangka Sorong, foto: pexels/Karolina Grabowska

1. Skala utama

Merupakan skala utama yang terdapat pada jangka sorong. Biasanya, satuan pengukuran yang digunakan adalah milimeter (mm) atau inci (inches).

2. Skala nonius (vernier)

Skala nonius terdapat pada rahang geser jangka sorong. Skala ini digunakan untuk mendapatkan pembacaan yang lebih presisi dibandingkan dengan skala utama.

Skala nonius biasanya terdiri dari beberapa garis yang membagi interval pada skala utama.

3. Rahang statis

Bagian jangka sorong yang berfungsi sebagai referensi atau titik awal pengukuran. Rahang ini tidak bergerak selama proses pengukuran.

4. Rahang geser

Bagian jangka sorong yang dapat digerakkan. Rahang ini digeser hingga bersentuhan dengan objek yang diukur.

5. Nonius

Bagian jangka sorong yang berisi skala nonius. Nonius membantu menentukan ukuran dengan presisi lebih tinggi daripada skala utama.

Jangka sorong merupakan alat yang sangat penting dalam dunia manufaktur dan metrologi untuk melakukan pengukuran dengan presisi tinggi.

Dengan mengetahui cara pengukuran jangka sorong, seseorang dapat mengukur berbagai dimensi objek dengan akurasi yang tinggi, baik itu dimensi luar, dimensi dalam, maupun kedalaman suatu objek.(ibe)

Baca juga: Cara Mengukur Sudut dengan Busur di Bangun Datar