Cara Penulisan Gelar yang Benar beserta Contohnya

Memproduksi artikel seputar tutorial dan tips.
·waktu baca 3 menit
Tulisan dari Tips dan Trik tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Cara penulisan gelar yang benar menunjukkan penghargaan pada orang yang memiliki gelar akademik tersebut.
Gelar akademik adalah gelar yang diberikan kepada lulusan perguruan tinggi setelah menyelesaikan pendidikan dalam bidang tertentu.
Mengutip dari Mengejar Wisuda Sarjana menurut Perspektif Konseling Islam, M. Jamil Yusuf, (2019:1), gelar akademik biasanya diletakkan di belakang nama, tetapi ada juga yang posisinya di depan.
Cara Penulisan Gelar yang Benar
Gelar akademik sering juga disebut dengan titel yang berasal dari bahasa Belanda. Kata titel sendiri diambil dari bahasa Latin titulus.
Gelar bagi lulusan sarjana (S1) berbeda dengan lulusan magister (S2), doktor (S3), maupun D1 hingga D4.
Bahasa Indonesia memiliki tata aturan sendiri tentang cara penulisan gelar yang benar. Penulisan gelar termasuk ke dalam bahasa singkatan dan akronim yang pelafalannya disesuaikan dengan bentuk komplet dari singkatan tersebut.
Contoh Penulisan Gelar
Dalam penulisan gelar ada beberapa hal yang perlu diperhatikan, yaitu:
Setiap gelar ditulis dengan tanda titik antar huruf pada singkatan gelar.
Gelar ditulis di belakang nama orang.
Antara nama dan gelar yang disandang dibubuhkan tanda koma.
Jika di belakang nama orang terdapat lebih dari satu gelar, maka di antara gelar-gelar tersebut disisipi tanda koma.
Untuk lebih jelasnya, berikut cara penulisan gelar beserta contohnya:
1. Penulisan Gelar D4
Gelar sarjana terapan (S.Tr.) akan diberikan kepada lulusan Diploma 4 atau D4. Berikut cara penulisan gelar yang benar:
S.T.Gz. (Sarjana Terapan Gizi)
S.Tr.T. (Sarjana Terapan Teknik)
S.Tr.Si. (Sarjana Terapan Sains)
2. Penulisan Gelar D3
Seseorang yang berhasil menyelesaikan pendidikan Diploma 3 atau D3 akan menyandang gelar Ahli Madya (A.Md). Berikut contoh penulisannya:
A.Md.Akun. (Ahli Madya Akuntasi)
A.Md.Kom. (Ahli Madya Komputer)
A.Md.Par. (Ahli Madya Pariwisata)
3. Penulisan Gelar D2
Gelar Ahli Muda (A.Ma.) diberikan kepada lulusan Diploma 2 atau D2. Berikut contoh penulisannya:
A.Ma.Pd. (Ahli Muda Pendidikan)
A.Ma.Pust. (Ahli Muda Perpustakaan)
A.Ma.P.K.B. (Ahli Muda Pengujian Kendaraan Bermotor)
4. Penulisan Gelar D1
Lulusan Diploma 1 atau D1 memiliki gelar Ahli Pratama yang disingkat dengan “A.P.” Berikut contoh penulisannya:
A.P.Par. (Ahli Pratama Pariwisata)
A.P.Kom. (Ahli Pratama Komputer)
A.P.Pel. (Ahli Pratama Pelayaran)
5. Penulisan Gelar S3 (Doktor)
Gelar doktor diberikan kepada seseorang yang telah berhasil menyelesaikan pendidikan S3.
Berbeda dengan gelar sarjana dan magister, gelar doktor ditulis di depan nama penerima. Contohnya, Dr. Nur Febrani Amanda.
6. Penulisan Gelar S2 (Magister)
Seseorang yang telah menyelesaikan program pendidikan S2 berhak memiliki gelar magister. Contoh penulisannya:
M.H. (Magister Hukum)
M.E. (Magister Ekonomi)
M.Ag. (Magister Agama)
7. Penulisan Gelar S1 (Sarjana)
Seseorang yang telah berhasil menyelesaikan program pendidikan S1 berhak memiliki gelar Sarjana. Contoh penulisannya:
S.Pd. (Sarjana Pendidikan)
S.H. (Sarjana Hukum)
S.P. (Sarjana Pertanian)
Beberapa cara penulisan gelar yang benar beserta contohnya tersebut bisa dipelajari agar tidak terjadi kesalahan dalam melakukan penulisan nama. (Bian)
Baca Juga: 7 Cara Menulis Alamat yang Benar Sesuai Kaidah Bahasa Indonesia
