Cara Penulisan Rupiah dengan Huruf yang Benar Sesuai PUEBI

Memproduksi artikel seputar tutorial dan tips.
·waktu baca 2 menit
Tulisan dari Tips dan Trik tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Cara penulisan rupiah dengan huruf yang benar sebenarnya sudah diajarkan sejak siswa belajar di sekolah dasar. Tetapi, tak sedikit yang masih salah ketika menulis rupiah. Sebab, saat menulis uang, baik angka maupun huruf sama-sama memiliki aturan yang baku.
Rupiah merupakan mata uang resmi Indonesia yang menjadi satu-satunya alat pembayaran sah di negara ini. Rupiah disimbolkan dengan lambang tertentu yakni Rp.
Dikutip dari buku EBI Aplikasi Lebih Lanjut dan Lengkap Ejaan Bahasa Indonesia oleh Tristanti Tri Wahyuni, penulisan rupiah adalah penulisan nilai uang atau bilangan dengan huruf.
Cara Penulisan Rupiah dengan Huruf
Cara penulisan rupiah dengan huruf yang benar dijelaskan secara rinci dalam Pedoman Ejaan Bahasa Indonesia (PUEBI) Edisi Keempat yang diterbitkan Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa Kemdikbud tahun 2016. Berikut penjelasannya:
1. Menggunakan Huruf Awal Kapital
Penulisan rupiah (Rp) di awal maupun di tengah kalimat harus dimulai dengan huruf kapital. Jadi, rupiah ditulis sebagai “Rp”, bukan “rp” ataupun “RP”. Sedangkan, kata rupiah di tengah kalimat ditulis dengan huruf kecil, misalnya rupiah Indonesia.
2. Ditulis Tanpa Tanda Titik
Dalam PUEBI dijelaskan bahwa lambang kimia, singkatan satuan ukuran, takaran, timbangan, dan mata uang tidak diikuti tanda titik. Jadi, penulisan yang benar adalah “Rp100.000 bukan “Rp.100.000”.
3. Tidak Dipisah dengan Nominal
Selain ditulis tanpa tanda titik, penulisan rupiah (Rp) yang benar juga tidak dipisah dengan nominal. Maka, penulisan yang benar adalah “Rp100.000” bukan “Rp 100.000”.
4. Tanda Titik untuk Menyatakan Ribuan, Jutaan, Miliar, dan Triliun
Tanda titik (.) dipakai untuk memisahkan bilangan ribuan atau kelipatannya yang menunjukkan jumlah. Tanda ini digunakan jika nominal yang mengikuti satuan mata uang rupiah adalah ribuan, jutaan, hingga miliar dan triliun.
Misalnya, Rp1.000, Rp100.000, Rp1.000.000, Rp1.000.000.000.
5. Tanda Koma Sebelum Angka Desimal
Tanda koma dipakai sebelum angka desimal atau di antara rupiah dan sen yang dinyatakan dengan angka. Contoh: Rp500,50, Rp750,00. Sebagai tambahan, angka yang menunjukkan bilangan besar bisa ditulis sebagian dengan huruf supaya lebih mudah dibaca.
Daripada “Rp250.000.000.000”, sebaiknya nominal tersebut ditulis dengan “250 miliar rupiah” atau “Rp250 miliar.”
Dengan memahami cara penulisan rupiah dengan huruf yang benar sesuai PUEBI di atas, masyarakat Indonesia tidak lagi khawatir jika bingung tentang cara penulisannya. (apr)
Baca Juga: 3 Cara Mengirim Uang ke DANA untuk Teman yang Membutuhkan
Frequently Asked Question Section
Bagaimana penulisan rupiah dengan nominal yang besar?

Bagaimana penulisan rupiah dengan nominal yang besar?
Angka yang menunjukkan bilangan besar bisa ditulis sebagian dengan huruf supaya lebih mudah dibaca. Daripada “Rp250.000.000.000”, sebaiknya nominal tersebut ditulis dengan “250 miliar rupiah” atau “Rp250 miliar.”
Bagaimana penulisan desimal di nominal rupiah?

Bagaimana penulisan desimal di nominal rupiah?
Tanda koma dipakai sebelum angka desimal atau di antara rupiah dan sen yang dinyatakan dengan angka. Contoh: Rp500,50, Rp750,00.
