Cara Puasa Daud yang Wajib Diketahui Umat Muslim

Memproduksi artikel seputar tutorial dan tips.
·waktu baca 2 menit
Tulisan dari Tips dan Trik tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Selain menjalankan puasa wajib di bulan Ramadhan, umat Islam yang sudah baligh juga disunnahkan untuk berpuasa di luar bulan tersebut. Salah satunya adalah puasa Nabi Daud, bagi yang belum pernah menjalankannya sebaiknya mencari informasi tentang tata cara puasa Daud terlebih dahulu.
Seperti yang tercantum pada Hadits Riwayat Bukhari, sebaik-baik puasa di sisi Allah adalah puasa Daud. Para orang shaleh terdahulu baik di zaman nabi ataupun sekarang sering mengamalkan puasa tersebut dalam rangka menghidupkan sunnah dan mendapatkan pahala dan keutamaan lainnya.
Tata Cara Puasa Daud
Dikutip dari buku Tata Cara dan Tuntunan Segala Jenis Puasa, Nur Solikhin, (2015:65), cara puasa Daud yakni dilakukan dengan cara sehari berpuasa dan sehari berikutnya tidak berpuasa. Demikian dilakukan secara terus menerus hingga jangka waktu yang tidak terbatas.
Hal tersebut juga sesuai dengan HR. Bukhari no. 1131, yang berbunyi, “Sebaik-baik shalat di sisi Allah adalah shalatnya Nabi Daud ‘alaihis salam. Dan sebaik-baik puasa di sisi Allah adalah puasa Daud. Nabi Daud dahulu tidur di pertengahan malam dan beliau shalat di sepertiga malamnya dan tidur lagi di seperenamnya. Adapun puasa Daud yaitu puasa sehari dan tidak berpuasa di hari berikutnya.”
Manfaat Puasa Daud
Setelah mengetahui cara puasa Daud, umat Islam juga perlu mengetahui berbagai manfaat yang diperoleh dengan menjalankan puasa sunnah tersebut. Salah satu manfaatnya adalah sudah seperti berpuasa separuh tahun.
Hal ini seperti yang tercantum dalam HR. Bukhari no. 6277 dan Muslim no. 1159, “Tidak ada puasa yang lebih afdhol dari puasa Daud. Puasa Daud berarti sudah berpuasa separuh tahun karena sehari berpuasa dan sehari tidak berpuasa.”
Untuk manfaat lainnya yakni:
Mendapatkan pahala
Membuat fisik dan mental lebih sehat.
Bisa mengendalikan syahwat.
Terhindar dari perbuatan maksiat
Melatih kesabaran dan mengendalikan emosi.
Selain itu dengan puasa Nabi Daud, Rasulullah juga hendak berpesan agar umatnya tidak berlebih-lebihan dalam melakukan sesuatu bahkan dalam urusan ibadah sekalipun. Dikarenakan tubuh manusia juga mempunyai hak untuk berbuka dan tidak berpuasa terus menerus. (nov)
Baca juga: Tata Cara Sholat Tahajud yang Benar Sesuai Tuntunan Rasulullah
