Konten dari Pengguna

Cara Shalat Duduk Kaki Selonjor, Tetap Ibadah Meski Jatuh Sakit

Tips dan Trik

Tips dan Trik

Memproduksi artikel seputar tutorial dan tips.

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Tips dan Trik tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi Cara Shalat Duduk Kaki Selonjor. Unsplash/Masjid Pogung Dalangan.
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Cara Shalat Duduk Kaki Selonjor. Unsplash/Masjid Pogung Dalangan.

Meskipun sedang sakit, shalat tetaplah harus ditegakkan. Caranya bisa dilakukan dengan duduk. Ketahui cara shalat duduk kaki selonjor supaya bisa tetap beribadah meskipun sedang jatuh sakit.

Dikutip dari Al-Baqarah ayat 286, "Allah tidak membebani seseorang kecuali sesuai batas kemampuanya,". Dari situ dapat dapat disimpulkan bahwa Allah memberi keringanan kepada hambaNya untuk mengerjakan shalat sesuai batas kemampuannya.

Cara Shalat Duduk Kaki Selonjor

Ilustrasi Cara Shalat Duduk Kaki Selonjor. Unsplash/Utsman Media.

Cara shalat duduk kaki selonjor boleh dilakukan oleh umat muslim dan muslimah. Ada ketentuan khusus yang perlu diperhatikan untuk melaksanakan shalat dengan posisi ini.

Mengutip buku Terapi Shalat Sempurna, Ustaz Ahmad Baei Jaafar (2008), muslim atau muslimah yang diperbolehkan shalat sambil duduk dengan kaki berselonjor adalah yang kondisi kakinya tidak dapat berdiri. Sebagai contoh adalah orang yang patah kaki.

Berikut cara shalat duduk, yang bisa juga dilakukan untuk posisi duduk kaki berselonjor.

  1. Tata cara shalat sambil duduk bisa dilaksanakan dengan melakukan gerakan sholat seperti biasanya, seperti memulai dengan takbiratul ihram sambil mengangkat kedua tangan lalu bersedekap.

  2. Ketika rukuk bisa sedikit membungkukan badan layaknya hendak rukuk. Sementara itu, gerakan sujud dilakukan seperti biasanya.

Baca juga: Cara Mengqadha Shalat yang Ketinggalan

Apabila seorang muslim yang sudah tua dan sakit demam, tetapi dapat atau sanggup berdiri, peraturan shalat duduk ini tidak berlaku. Orang muslim tersebut harus tetap shalat dengan posisi berdiri.

Di sisi lain, ada sebuah dalil pelaksanaan shalat sambil duduk mengacu pada hadits riwayat Ibnu Buraidah dari Imran bin Husain RA, ia berkata:

"Aku menderita penyakit wasir, lalu aku bertanya tentang sholat (dalam kondisi sakit) kepada Nabi Muhammad SAW, kemudian beliau menjawab, 'Sholatlah dengan berdiri, bila tidak mampu maka dengan duduk, dan bila tidak mampu maka dengan tidur miring,"

Disebutkan dalam Tafsir Ibnu Katsir, dengan kata lain ayat tersebut menjelaskan bahwa seseorang tidak dibebani melainkan sebatas kesanggupannya.

Hal ini, kata Ibnu Katsir, merupakan salah satu dari lemah lembut Allah SWT kepada makhluk-Nya dan kasih sayang-Nya kepada mereka, serta kebaikan-Nya kepada mereka.

Itulah informasi mengenai shalat duduk kaki selonjor, yang dapat dilakukan ketika jatuh sakit. Dengan segala keringanan ini, muslim yang baik sebaiknya tidak meninggalkan ibadah shalat dalam keadaan apapun. (Fitri A)