Cara Sholat Jamak Takhir Maghrib dan Isya di Waktu Isya untuk Dicatat Muslim

Memproduksi artikel seputar tutorial dan tips.
·waktu baca 2 menit
Tulisan dari Tips dan Trik tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Cara sholat jamak takhir Maghrib dan Isya di waktu Isya harus diketahui oleh setiap muslim. Allah Swt. memberikan keringanan bagi muslim berupa salat fardu yang bisa dikerjakan secara jamak.
Seseorang boleh menjamak salat apabila ia dalam perjalanan dan karena beberapa kondisi lainnya. Untuk itu, tata cara salat jamak penting untuk dicatat oleh muslim.
Tata Cara Sholat Jamak Takhir Maghrib dan Isya di Waktu Isya
Mengutip dari Panduan Shalat untuk Wanita, Khoirunnisa (2015:80), jamak takhir (jamak yang diakhirkan) merupakan menjamak dua salat yang dilakukan pada waktu yang kedua. Berikut adalah tata cara sholat jamak takhir Maghrib dan Isya di waktu Isya.
Membaca niat salat jamak takhir Magrib. Berikut bacaan niat dan artinya.
اُصَلِى فَرْضَ المَغْرِبِ ثَلاَثَ رَكَعَاتٍ جَمْعًا تَأخِيْرًا مَعَ العِشَاءِ فَرْضًا للهِ تََعَالَى
Ushollii fardlozh maghribi tsalaatsa raka'aatin majmuu'an ma'al 'isyaa'i Jam'a ta-khiirinin adaa-an lillaahi ta'aalaa.
Artinya: "Aku sengaja salat fardu Magrib 3 rakaat yang dijamak dengan Isya, dengan jamak takhir, fardu karena Allah Ta'aala."
Kerjakan salat Magrib dengan diawali takbiratulihram.
Baca doa iftitah.
Baca surat Al-Fatihah.
Membaca surah pendek.
Rukuk.
Iktidal.
Sujud.
Duduk di antara dua sujud.
Sujud kedua.
Kemudian, berdiri untuk mengerjakan rakaat kedua dan seterusnya.
Tasyahud awal.
Tasyahud akhir.
Salam.
Lalu, berdiri dan berniat mengerjakan salat Isya jamak takhir dengan membaca niat sebagai berikut.
اُصَلّى فَرْضَ العِسَاءِ اَرْبَعَ رَكَعَاتٍ جَمْعًا تَأخِيْرًا مَعَ المَغْرِبِ فَرْضًا للهِ تََعَالَى
Ushollii fardlozh 'isyaa'i arba'a raka'aatin majmuu'an ma'al magribi Jam'a ta-khiirinin adaa-an lillaahi ta'aalaa.
Artinya: "Aku berniat salat Isya 4 rakaat yang dijamak dengan Magrib, dengan jamak takhir, fardu karena Allah Ta'aala,"
Kerjakan salat Isya seperti biasanya dan diakhiri dengan salam.
Kondisi yang Memperbolehkan Seseorang Mendirikan Salat Jamak
Salat jamak bisa didirikan dalam kondisi tertentu. Berikut beberapa di antaranya.
1. Perjalanan Jauh
Menurut ulama, seseorang yang sedang melakukan perjalanan jauh diperbolehkan untuk mengerjakan salat secara jamak.
2. Keperluan Darurat
Apabila seseorang berada di tepat yang sulit untuk mendapatkan air dan jauh dari tempat salat, maka diperbolehkan untuk menjamak salat. Selain itu, seseorang yang merasa khawatir akan keselamatan dirinya, kehormatan, dan hartanya juga diperbolehkan menjamak salat fardu.
Baca juga: Cara Sholat Tobat yang Benar beserta Doanya
Tata cara sholat jamak takhir Maghrib dan Isya di waktu Isya tersebut bisa dicatat dan dijadikan acuan oleh muslim. Semoga bisa menambah wawasan. (KRIS)
