Konten dari Pengguna

Cara Solat di Kereta yang Benar dalam Perjalanan Mudik

Tips dan Trik

Tips dan Trik

Memproduksi artikel seputar tutorial dan tips.

·waktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Tips dan Trik tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi Solat di Kereta. Foto: Unsplash/Thomas Anton Escobar
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Solat di Kereta. Foto: Unsplash/Thomas Anton Escobar

Cara solat di kereta mungkin akan dicari bagi mereka yang sedang dalam perjalanan. Jika Anda sedang bepergian menggunakan kereta, Anda tetap dapat melaksanakan kewajiban dengan benar dan khusyuk

Solat adalah ibadah yang wajib dikerjakan bagi umat muslim. Perintah solat tetap berlaku walau seseorang tengah melakukan perjalanan jauh, termasuk bepergian dengan kereta.

Dikutip dari buku Fikih Sunnah - Jilid 1 karangan Sayyid Sabiq, solat dalam kapal laut, kereta api, dan pesawat terbang dengan cara apa pun diperbolehkan dan hukumnya sah. Sebagaimana sabda Rasulullah SAW tentang shalat di kapal laut yang berbunyi:

“Shalatlah dalam keadaan berdiri, kecuali apabila kamu takut tenggelam.” (HR. Daraquthni)

Selain itu, Allah SWT berfirman dalam surat Al Baqarah ayat 239 tentang kemudahan shalat dalam perjalanan. Berikut bunyi ayat tersebut:

فَإِنْ خِفْتُمْ فَرِجَالًا أَوْ رُكْبَانًا ۖ فَإِذَآ أَمِنتُمْ فَٱذْكُرُوا۟ ٱللَّهَ كَمَا عَلَّمَكُم مَّا لَمْ تَكُونُوا۟ تَعْلَمُونَ

Artinya: “Jika kamu dalam keadaan takut (bahaya), maka shalatlah sambil berjalan atau berkendaraan. Kemudian apabila kamu telah aman, maka sebutlah Allah (shalatlah), sebagaimana Allah telah mengajarkan kepada kamu apa yang belum kamu ketahui.”

Cara Solat di Kereta

Ilustrasi Cara Solat di Kereta. Foto: Unsplash/Rachid Oucharia

Berikut ini adalah cara solat di kereta yang benar:

1. Solat dengan Berdiri

Dalam buku Kitab Lengkap Panduan Shalat oleh M. Khalilurrahman Al-Mahfani MA. dan Abdurrahim Hamdi, MA. dijelaskan, solat di atas kendaraan tetap harus menghadap kiblat.

Namun jika tidak memungkinkan, maka dapat menunaikan sesuai arah kendaraan. Sebagaimana hadits dari Anas bin Malik yang artinya:

“Bahwa jika Rasulullah dalam perjalanan dan ingin shalat sunah, maka ia menghadapkan ontanya ke arah kiblat, lalu takbir kemudian shalat ke arah mana saja onta mengarah.” (HR. Abu Dawud)

Dan jika memungkinkan, wajib hukumnya untuk shalat di kereta dengan berdiri. Apalagi saat ini ada banyak kereta jarak jauh yang menyediakan mushola di dalam gerbongnya. Wudhu pun dapat dilakukan di toilet yang ada dalam kereta.

2. Solat dengan Duduk

Apabila tidak bisa dilakukan dengan berdiri, diperbolehkan untuk solat dengan duduk. Hal ini dijelaskan dalam hadits yang dikutip dari buku Panduan Shalat dalam Keadaan Darurat karangan Drs. H. Nor Hadi.

“Rasulullah SAW memajukan kendaraannya ke depan dan melakukan shalat dengan membungkuk, bungkuknya untuk sujud lebih rendah dari bungkuk untuk rukuk.” (HR. Ahmad, Nasa’i, Daruquthni, dan Tirmidzi)

Untuk lebih jelasnya, berikut tata cara shalat di kereta dengan duduk:

  • Niat sholat dan takbiratul ihram dengan mengangkat tangan.

  • Bersedekap dengan tangan di atas dada, kemudian membaca doa iftitah, Al-Fatihah, dan surat pendek lainnya.

  • Rukuk dengan membungkukkan badan.

  • Sujud dengan membungkukkan badan lebih dalam dari rukuk.

  • Tasyahud.

  • Salam.

Demikian cara solat di kereta yang benar dan bisa diikuti. Semoga informasi di atas membantu! (Nunu)

Baca juga: Cara Meluluhkan Hati Wanita dengan Doa dalam Ajaran Islam