Konten dari Pengguna

Rumus Cara Mencari Resultan Gaya, Searah, Berlawanan, dan Tegak Lurus

Tips dan Trik

Tips dan Trik

Memproduksi artikel seputar tutorial dan tips.

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Tips dan Trik tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi Rumus Cara Mencari Resultan Gaya, Foto: Pixabay
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Rumus Cara Mencari Resultan Gaya, Foto: Pixabay

Resultan gaya merupakan besar gabungan atau hasil penjumlahan seluruh gaya yang bekerja pada suatu benda. Untuk mempelajarinya, bisa dengan memahami rumus cara mencari resultan gaya, baik untuk resultan gaya searah, berlawanan, dan tegak lurus.

Seperti dikutip dari stkipkieraha.ac.id, jika pada sebuah benda dalam waktu bersamaan bekerja beberapa gaya, gaya-gaya itu dapat dipadukan atau dijumlahkan.

Rumus Cara Mencari Resultan Gaya, Searah, Berlawanan, dan Tegak Lurus

Ilustrasi Rumus Cara Mencari Resultan Gaya. Foto : Pixabay

Dengan demikian, pada benda bekerja sebuah gaya pengganti yang disebut gaya resultan. Resultan gaya ini memiliki sistem perhitungan atau rumusnya sendiri. Selain itu juga, resultan gaya terbagi menjadi beberapa jenis. Inilah cara mencari resultan gaya:

1. Resultan Gaya Searah

Resultan gaya searah ini, merupakan saat dua atau lebih gaya bekerja pada sebuah benda dan mempunyai arah segaris atau sama. Maka dalam mencari hasilnya, bisa dengan mengganti gaya tersebut dengan gaya lainnya, sehingga benda itu memiliki besar gaya yang sama.

Karena berasal dari penjumlahan beberapa gaya. Rumus untuk cara mencari resultan gaya searah tersebut adalah:

R = F1 + F2 + F3 + . . . + Fn

Keterangan rumus :

R = Resultan gaya

F = Gaya

n = Banyaknya gaya

2. Resultan Gaya Berlawanan Arah

Jenis yang kedua yaitu resultan gaya berlawanan arah. Untuk jenis satu ini merupakan sebuah benda terdapat dua atau lebih gaya yang bekerja dan mempunyai arah berlawanan.

Maka besar resultan gayanya akan sama dengan jumlah beberapa gaya pada benda tersebut. Misalnya perbedaan arah gaya ini ditandai dengan simbol (+) dan (-). Maka rumus yang dipakai juga berbeda yaitu :

R = F1 – F2 + . . . + Fn

Keterangan:

Dalam Resultan Gaya Berlawanan Arah ini apabila F1 > F2, maka penulisannya berbentuk R = F1 – F2

Namun, apabila F2 > F1, maka penulisannya berbentuk R = F2 – F1

3. Resultan Gaya Tegak Lurus

Jenis yang ketiga yaitu resultan gaya tegak lurus. Resultan ini terjadi apabila beberapa gaya yang bekerja pada sebuah benda memiliki arah tegak lurus, maka di dalamnya akan berlaku hukum Phytagoras. Ada pun rumus untuk cara mencari resultan gaya ini yaitu :

Vp =√ F1² + F2²

Keterangan:

FR = resultan gaya (N)

F1 = gaya ke-1 (N)

F2 = gaya ke-2 (N)

Beberapa rumus fisika di atas bisa digunakan untuk mencari resultan gaya, baik untuk resultan gaya searah, berlawanan, hingga tegak lurus.

Baca juga: Cara Menghitung Neraca Ohauss dan Menggunakannya dalam Fisika

Frequently Asked Question Section

Apa itu resultan gaya?
chevron-down

Resultan gaya merupakan besar gabungan atau hasil penjumlahan seluruh gaya yang bekerja pada suatu benda.

Apa rumus resultan gaya tegak lurus?
chevron-down

Vp =√ F1² + F2².