Konten dari Pengguna

Tata Cara Menggunakan APAR dengan Benar saat Kebakaran

Tips dan Trik

Tips dan Trik

Memproduksi artikel seputar tutorial dan tips.

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Tips dan Trik tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi Cara Menggunakan APAR. Foto: Unsplash/Piotr.
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Cara Menggunakan APAR. Foto: Unsplash/Piotr.

APAR atau Alat Pemadam Api Ringan dipakai saat terjadi kebakaran kecil. Penting bagi masyarakat untuk mengetahui cara menggunakan APAR dan prosedurnya agar dapat segera bertindak saat terjadi kebakaran.

Mengutip dari www.usf.edu, alat pemadam kebakaran menggunakan zat yang akan mendinginkan panas yang membakar, memadamkan api, atau menghilangkan oksigen sehingga api tidak dapat terus menyala.

Cara Menggunakan APAR dengan Benar

Ilustrasi Cara Menggunakan APAR. Foto: Unsplash/Shalom.

Tips dan Trik merangkum cara menggunakan APAR yang benar sebagai berikut:

1. Pull (Tarik)

Safety pin APAR harus dibuka untuk mengeluarkan media. Caranya dengan menarik tuas APAR.

2. Aim (Arahkan)

Setelah safety pin terlepas, pegang nozzle yang berada di bagian ujung selang, lalu arahkan spray nozzle (selang) ke sumber api.

3. Squeeze (Tekan)

Posisi spray nozzle (selang) sudah siap mengarah ke sumber api. Untuk mengeluarkan media di dalam APAR secara maksimal, tekan tuas yang berbentuk seperti capitan.

4. Sweep (Menyapu)

Sembari menekan tuas, kibaskan selang ke arah kiri dan kanan agar penyebaran media APAR merata dan mempercepat proses pemadaman api.

5. Distance (Jarak)

Sesuaikan jarak yang aman. Beri jarak penyebaran media APAR sekitar 2-3 meter dari tempat berdiri menuju ke sumber/titik api.

Prosedur Menggunakan APAR

Berikut ini prosedur menggunakan APAR yang perlu diperhatikan saat terjadi kebakaran, di antaranya:

1. Mengutamakan Keselamatan Diri

Penting untuk mengutamakan keselamatan diri karena kondisi kebakaran bisa berbeda-beda. Ada beberapa langkah yang harus diperhatikan ketika menyemprotkan APAR:

  • Pertimbangkan suhu panas dari di area kebakaran.

  • Perhitungkan jarak memadamkan api di tengah-tengah ruangan yang terbakar.

  • Pikirkan kemungkinan-kemungkinan apakah ada kobaran api yang terjebak atau asap yang ditimbulkan terlalu banyak.

Apabila kondisi tidak memungkinan untuk memakai APAR secara mandiri di tahap awal saat terjadi kebakaran, segera minta bantuan petugas pemadam kebakaran.

2. Memanggil Petugas Pemadam Kebakaran

Ketika kebakaran terjadi, segera hubungi petugas pemadam kebakaran terdekat agar datang ke lokasi, tentunya sebelum menyemprotkan APAR.

Hal ini dilakukan untuk berjaga-jaga jika api semakin membesar dan sulit dipadamkan.

3. Memilih Kapasitas Tabung dan Media APAR

Pilih kapasitas tabung dan media APAR yang tepat sebagai langkah proteksi atau perlindungan dari kebakaran. Misalnya, dengan mempertimbangkan kondisi luar ruangan, potensi alat-alat, serta benda yang mudah terbakar dan menghantarkan api.

Baca Juga: Cara Pasang Plafon PVC Rumah dengan Benar

Demikian cara menggunakan APAR dan prosedur penggunaannya. Jika terjadi kebakaran segera panggil petugas Damkar terdekat. (Fiqa)