Konten dari Pengguna

Tata Cara Okulasi Bonsai Pohon Beringin yang Mudah

Tips dan Trik

Tips dan Trik

Memproduksi artikel seputar tutorial dan tips.

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Tips dan Trik tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi Cara Okulasi Bonsai Pohon Beringin. Sumber: Pexels/Quang Nguyen Vinh
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Cara Okulasi Bonsai Pohon Beringin. Sumber: Pexels/Quang Nguyen Vinh

Terdapat banyak cara yang dapat dilakukan untuk membuat bonsai yang kuat dan cantik. Salah satunya adalah menggunakan cara okulasi bonsai.

Okulasi adalah cara yang banyak digunakan saat membuat bonsai. Terutama jika menginginkan hasil bonsai yang berkualitas baik.

Cara Okulasi Bonsai Pohon Beringin yang Tepat

Ilustrasi Cara Okulasi Bonsai Pohon Beringin. Sumber: Pexels/Quang Nguyen Vinh

Bonsai adalah pohon yang sengaja dibuat kerdil dengan teknik-teknik tertentu. Bonsai dapat menggunakan berbagai jenis pohon. Salah satu tanaman yang populer untuk dijadikan bonsai adalah beringin.

Pohon beringin banyak disukai bukan tanpa alasan. Hal itu karena, beringin memiliki batang yang besar dan akarnya banyak. Pohon beringin juga sangat mudah beradaptasi serta memiliki daya tahan yang sangat baik.

Pohon yang kerap dianggap angker oleh masyarakat ini juga ternyata cocok untuk okulasi bonsai. Dikutip dari buku Meraup Laba dari Pala, Drazat (2007:28), okulasi adalah perbanyakan vegetatif dengan cara menempel antara batang atas dan batang bawah yang sama-sama mempunyai sifat baik.

Dengan teknik okulasi, maka dapat menghasilkan bonsai dengan sifat yang unggul dan mempercepat pertumbuhan. Sayangnya, jika tidak dilakukan dengan tepat, pohon bonsai dapat mati. Berikut cara okulasi bonsai pohon beringin yang tepat:

  1. Siapkan batang pohon beringin yang sehat dengan diameter minimal 1 cm.

  2. Setelah itu, ambil mata tunas dari pohon induk dengan sifat-sifat unggul (seperti daun dan batang kecil).

  3. Langkah selanjutnya yaitu membuat sayatan berbentuk “T” secara vertikal.

  4. Buat sayatan yang cukup dalam sehingga melepas kulit kayu. Namun, pastikan untuk tidak menyayatnya terlalu dalam.

  5. Setelah itu, tempelkan mata tunas ke dalam batang yang telah disayat, tepatnya menempel di kambium bagian batang bawah.

  6. Setelah menempel dengan tepat, ikat batang dan mata tunas menggunakan plastik okulasi dan tali rafia.

  7. Pastikan mata tunas pada okulasi bonsai terlindung.

  8. Letakkan hasil okulasi di tempat teduh yang terhindar dari sinar Matahari langsung.

  9. Selalu jaga kelembaban media tanaman.

  10. Mata tunas baru akan tumbuh dalam kurun waktu tiga minggu.

  11. Jika mata tunas telah tumbuh, plastik okulasi dapat dibuka.

  12. Langkah terakhir adalah memangkas batang atas di sambungan okulasi. Gunanya untuk memicu pertumbuhan tunas bonsai yang baru.

Baca juga: Cara Okulasi Bunga Bougenville agar Berbunga Warna-warni

Cara okulasi bonsai pohon beringin ternyata cukup mudah. Namun, perlu diketahui bahwa masih ada risiko bonsai mati setelah okulasi. (FAR)