Konten dari Pengguna

Tata Cara Pasang Relay Lampu Motor dengan Benar dan Fungsinya

Tips dan Trik

Tips dan Trik

Memproduksi artikel seputar tutorial dan tips.

·waktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Tips dan Trik tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi untuk Cara Pasang Relay Lampu. Sumber: Unsplash/Sebastian Monroy
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi untuk Cara Pasang Relay Lampu. Sumber: Unsplash/Sebastian Monroy

Cara pasang relay lampu motor perlu dipahami agar komponen ini dapat berfungsi dengan baik. Pencahayaan merupakan salah satu hal terpenting bagi pengendara, terutama bagi yang sering berkendara di malam hari.

Agar pencahayaan bisa lebih maksimal, pengendara bisa melakukan modifikasi dengan memasang relay lampu. Pemasangan ini harus dilakukan dengan tepat agar bisa berfungsi dengan baik.

Cara Pasang Relay Lampu Motor dengan Benar

Ilustrasi untuk Cara Pasang Relay Lampu. Sumber: Unsplash/Abhijeet Somvanshi

Dikutip dari Panduan Praktis Merawat dan Memperbaiki Sepeda Motor, Soedarmo (2009:130), fungsi relay adalah membuat agar arus menjadi lebih stabil. Relay lampu motor merupakan komponen yang berfungsi sebagai sakelar elektromagnetik.

Relay lampu dipasang supaya lampu menjadi lebih terang dan tahan lama. Berikut ini adalah tata cara pasang relay lampu motor dengan benar.

1. Siapkan Alat yang Dibutuhkan

Diperlukan sejumlah alat untuk memasang relay lampu motor sebagai berikut.

  • Kabel listrik

  • Sekring

  • Relay 12V

  • Soket relay

  • Tang potong

  • Obeng

  • Isolasi listrik

  • Konektor kabel

2. Pilih Relay yang Berkualitas

Langkah berikutnya adalah memilih relay yang berkualitas. Ada dua macam relay, yakni relay berkaki empat dan berkaki lima. Biasanya, relay berkaki empat lebih umum digunakan. Sesuaikan jenis relay dengan tipe motor dan lampu.

3. Potong Kabel Lampu

Jika sudah memilih relay, hal yang dilakukan berikutnya adalah memotong kabel lampu. Sesuaikan panjang kabel dengan panjang relay dan pasang di ujung konektor. Untuk menghindari panas berlebih dan mencegah tegangan turun, gunakan kabel yang besar.

4. Pasang Sekring

Langkah selanjutnya adalah pasang sekring di antara kabel yang terhubung ke aki motor dan pin 30 relay. Sekring berfungsi untuk mencegah terjadinya korsleting pada motor.

5. Sambungkan Pin

Hubungkan pin 85 dan sambungan ke saklar lampu motor. Setelah itu, sambungkan pin 86 ke aki. Agar relay bekerja dengan baik, pastikan sambungannya kuat dan stabil.

6. Pasang Relay dan Kabel

Langkah berikutnya adalah memasang relay di posisi yang kering dan aman serta dekat dengan lampu dan aki. Kemudian, pastikan kabel-kabel terhubung dengan benar supaya tidak korslet.

Fungsi Relay pada Motor

Ilustrasi untuk Cara Pasang Relay Lampu. Sumber: Unsplash/Panha Kang

Relay pada motor memiliki beberapa fungsi sebagai berikut.

1. Mengurangi Beban Sakelar Utama

Salah satu fungsi relay adalah untuk mengurangi beban sakelar utama. Relay membuat arus besar dikendalikan oleh sakelar berarus kecil. Dengan demikian, sakelar akan bertahan lebih lama dan lebih aman.

2. Meningkatkan Kinerja Kelistrikan

Relay akan memastikan perangkat kelistrikan motor mendapat arus yang sesuai agar bisa berfungsi dengan baik.

3. Melindungi Sistem Kelistrikan

Fungsi berikutnya adalah melindungi sistem kelistrikan. Komponen ini akan memutus sirkuit apabila terjadi korsleting.

Baca juga: Cara Pasang Aki Motor Positif dan Negatif

Itulah tata cara pasang relay lampu motor dan fungsinya. Semoga bermanfaat. (KRIS)