Tata Cara Shalat Berjamaah yang Wajib Diketahui Umat Islam

Memproduksi artikel seputar tutorial dan tips.
·waktu baca 2 menit
Tulisan dari Tips dan Trik tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Shalat berjamaah jauh lebih dianjurkan dibanding shalat munfarid atau sendiri. Dikarenakan, pahala yang dijanjikan untuk orang berjamaah sebanyak 27 derajat.
Pertanyaannya, bagaimana tata cara shalat berjamaah yang benar? Sebelum membahas hal tersebut, ketahui pengertiannya terlebih dahulu.
Dikutip dari buku 101 Info Tentang Sholat, Menambah Pengetahuan Seputar Shalat, Ryu Tri, (2010:4), shalat berjamaah adalah shalat yang dilakukan oleh dua orang atau lebih yang dipimpin oleh salah seorang dari mereka.
Pemimpin shalat berjamaah disebut imam dan yang mengikutinya disebut makmum.
Begini Tata Cara Shalat Berjamaah
Dalam ajaran agama Islam, sholat merupakan tiang agama. Wajib hukumnya melaksanakan sholat sesuai dengan rukun dan syaratnya.
Akan jauh lebih baik jika dilaksanakan secara berjamaah baik di mushola atau masjid. Untuk tata tata cara shalat berjamaah, berikut pembahasannya:
1. Membaca Niat
Berbeda dengan niat sholat sendiri, ketika berjamaah sang makmum harus menambahkan niat sebagai makmum. Misalnya jika berniat melaksanakan ibadah sholat dzuhur sebagai imam atau makmum yaitu:
"Usholli fardodh dhuhri arba'a raka'atim mustaqbilal qiblati adaa-an imaaman lillahi ta'ala"
Artinya: “Saya niat sholat fardhu dhuhur dua rakaat dengan adzan menjadi imam karena Allah Ta'ala"
Sementara itu, untuk lafadz niat sebagai makmum akan dijelaskan pada pembahasan di bawah ini:
"Usholli fardodh dhuhri arba'a raka'atim mustaqbilal qiblati adaa-an makmuman lillahi ta'ala"
Artinya: "Saya niat sholat fardhu dhuhur dua rakaat dengan adzan menjadi makmum karena Allah Ta'ala"
2. Posisi Makmum Berada di Belakang Imam
Ada beberapa aturan untuk posisi makmum. Hal ini ditata berdasarkan jenis kelamin dan jumlah makmumnya. Penjelasannya sebagai berikut:
Jika hanya ada imam laki-laki dan satu makmum laki-laki saja, posisi makmum berada di kanan imam dan hampir sejajar.
Jika hanya ada imam laki-laki dan diikuti satu atau lebih makmum perempuan, maka posisi makmum harus di belakang imam.
Jika imam diikuti makmum satu atau lebih dengan jenis kelamin sama, posisi makmum di belakang imam. Shaf-nya dibentuk dari kanan kemudian baru diteruskan ke bagian ke kiri hingga penuh.
Jika makmumnya laki-laki dan perempuan, maka posisi makmum laki-laki di depan, kemudian di belakangnya adalah makmum perempuan.
3. Ikuti Gerakan Imam
Seorang makmum wajib mengikuti gerakan imam, tidak boleh mendahului tetapi memberikan jarak waktu selama beberapa detik. Sebagai makmum wajib memperhatikan hal ini karena berkaitan dengan kebasahan sholat jamaah.
Baca juga: Tata Cara Shalat Tahajud yang Wajib Dipahami Umat Muslim
Itulah tata cara shalat berjamaah yang patut umat Islam perhatikan dan jangan sampai salah dalam penerapannya. Jika masih bingung sebaiknya tanyakan langsung pada ustaz atau orang yang ahli dalam bab fiqih shalat. (nov)
