Tata Cara Sholat Magrib, Niat, dan Doanya

Memproduksi artikel seputar tutorial dan tips.
·waktu baca 6 menit
Tulisan dari Tips dan Trik tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Tata cara sholat magrib yang benar sesuai syariat agama Islam harus diketahui oleh semua umat Islam.
Mengutip dari situs resmi kemenag.go.id, sholat adalah salah satu ibadah di dalam agama Islam yang dilakukan oleh muslim. Kegiatan sholat meliputi perkataan dan perbuatan yang diawali dengan gerakan takbir dan diakhiri dengan gerakan salam.
Bacaan Niat Sholat Magrib
Tata cara sholat magrib yang benar harus diawali dengan membaca niat sholat. Berikut ini niat sholat mahrib yang dilaksanakan sendiri dan berjamaah.
1. Bacaan Niat Sholat Magrib Sendiri
أُصَلِّى فَرْضَ المَغْرِبِ ثَلاَثَ رَكَعاَتٍ مُسْتَقْبِلَ الْقِبْلَةِ أَدَاءً لله تَعَالَى
Ushallii fardhal maghribi tsalaatsa raka’aatin mustaqbilal qiblati adaa’an lilaahi ta’aalaa.
Artinya: Saya (berniat) mengerjakan sholat fardhu maghrib tiga rakaat dengan menghadap kiblat karena Allah Ta’ala.
2. Bacaan Niat Sholat Magrib sebagai Imam
أُصَلِّى فَرْضَ المَغْرِبِ ثَلاَثَ رَكَعاَتٍ مُسْتَقْبِلَ الْقِبْلَةِ أَدَاءً إِمَامًا لله تَعَالَى
Ushallii fardhal maghribi tsalaatsa raka’aatin mustaqbilal qiblati imaaman lilaahi ta’aalaa.
Artinya: Saya (berniat) mengerjakan sholat fardhu maghrib tiga rakaat dengan menghadap kiblat sebagai imam karena Allah Ta’ala.
3. Bacaan Niat Sholat Magrib sebagai Makmum
أُصَلِّى فَرْضَ المَغْرِبِ ثَلاَثَ رَكَعاَتٍ مُسْتَقْبِلَ الْقِبْلَةِ أَدَاءً مَأْمُوْمًا لله تَعَالَى.
Ushallii fardhal maghribi tsalaatsa raka’aatin mustaqbilal qiblati makmuuman lillaahi ta’aalaa.
Artinya: Saya (berniat) mengerjakan sholat fardhu maghrib tiga rakaat dengan menghadap kiblat sebagai makmum, karena Allah Ta’ala.
Tata Cara Sholat Magrib
Berikut ini adalah tata cara sholat Magrib yang benar:
Membaca niat sholat sholat maghrib sesuai keadaan ketika akan sholat, apakah sholat sendiri, sebagai imam, atau sebagai makmum.
Takbiratul ikhram, yakni mengangkat kedua tangan ke atas sembari mengucap "Allahu Akbar" yang berarti "Allah Mahabesar".
Membaca doa iftitah. Ada dua macam doa iftitah yang bisa dibaca, yaitu: Doa iftitah 1: "Allaahu Akbaru kabiiraw walhamdu lillaahi katsiiran, wa subhaanallaahi bukrataw wa'ashiila. Innii wajjahtu wajhiya lilladzii fatharas-samaawaati wal ardha haniifam muslimaw wamaa anaa minal musyrikiina. Inna shalaatii wa nusukii wa mahyaaya wa mamaatii lillaahi Rabbil 'aalamiina. Laa syariikalahu wa bidzaalika umirtu wa anaa minal muslimiina." Bacaan doa iftitah 2: "Allaahumma baa’id bainii wa baina khathaayaaya kamaa baa’adta bainal masyriqi wal maghrib. Allaahumma naqqinii minal khathaayaa kamaa yunaqqats tsaubul abyadlu minad danas. Allaahummaghsil khathaayaaya bil maa-i wats tsalji wal barad."
Membaca Surat Al-Fatihah.
Membaca surat atau ayat-ayat Al-Quran.
Rukuk dan membaca "Subhaana robbiyal 'adhiimi wabihamdih" sebanyak tiga kali. Artinya: "Mahasuci Tuhanku Yang Maha Agung dan segala puji bagi-Nya."
I'tidal dan membaca "Rabbanaa lakal hamdu mil'us samaawati wa mi’ul ardhi wa mil umaasyi'ta min syai'in ba'du." Artinya: "Wahai Tuhan kami, segala puji bagi-Mu, sepenuh langit dan sepenuh bumi dan sepenuh apa-apa yang Engkau kehendaki setelah itu."
Sujud. Dalam posisi sujud, harus ada anggota badan yang menempel, yaitu kedua telapak tangan, kedua jari-jari kaki, kedua lutut, dahi, dan hidung. Bacaan doa saat sujud adalah "Subhaana robbiyal 'a'la wabihamdih" yang dibaca tiga kali Artinya: "Mahasuci Tuhanku Yang Mahatinggi dan segala puji bagi-Nya."
Setelah sujud pertama, lakukan duduk di antara dua sujud, kemudian membaca "Rabbighfirlii warhamnii wajburnii warfa'nii warzuqnii wahdinii wa 'aafinii wa'fu 'annii." Artinya: "Ya Allah, ampunilah aku, kasihanilah aku, cukupilah aku, angkatlah derajatku, berikanlah rezeki kepadaku, berikanlah petunjuk kepadaku, berilah kesehatan kepadaku dan ampunilah aku."
Sujud kedua Bacaannya sama dengan sujud pertama. Setelah itu berdiri lagi untuk menunaikan rakaat kedua.
Duduk tasyahud awal dilakukan setelah sujud kedua pada rakaat kedua. Bacaan duduk tasyahud awal memiliki arti: " Segala kehormatan, keberkahan, shalawat dan kebaikan adalah milik Allah. Keselamatan, rahmat dan berkah Allah mudah-mudahan tetap tercurahkan kepadamu wahai Nabi (Muhammad). Keselamatan semoga tetap terlimpahkan kepada kami dan seluruh hamba Allah yang shalih. Aku bersaksi bahwa tiada Tuhan selain Allah. Dan aku bersaksi bahwa Nabi Muhammad adalah utusan Allah. Ya Allah, limpahkanlah rahmat kepada junjungan kami Nabi Muhammad dan keluarganya." Saat membaca bagian "Asyhadu an laa ilaaha illallah", tegakkan jari telunjuk. Setelah duduh tasyahud awal, berdiri lagi untuk melaksanakan rakaat ketiga.
Duduk tasyahud akhir dilakukan setelah sujud kedua pada rakaat ketiga. Bacaaan doa untuk duduk tasyahud akhir sebagai berikut: "At tahiyyaatul mubaarakaatush shalawaatuth thoyyibaatulillaah. Assalaamu'alaika ayyuhan nabiyyu wa rahmatullaahi wabarakaatuh. Assalaamu'alaina wa'alaa ibaadillaahishaalihiin. Asyhaduallaa ilaaha illallaah, wa asyhadu anna Muhammad rasuulullaah. Allaahumma shalli'alaa Muhammad, wa'alaa aali muhammad. Kamaa shallaita alaa Ibraahiim wa alaa aali Ibraahiim. Wabaarik'alaa muhammad wa alaa aali muhammad. Kamaa baarakta alaa Ibraahiim wa alaa aali Ibraahiim. Fil'aalamiina innaka hamiidum majiid."
Setelah membaca doa tasyahud akhir, dianjurkan untuk membaca doa berikut: "Allahumma inni a'udzu bika min 'adzabil qobri, wa 'adzabin naar, wa fitnatil mahyaa wal mamaat, wa syarri fitnatil masihid dajjal." Artinya: "Ya Allah, aku meminta perlindungan kepada-Mu dari siksa kubur, siksa neraka, penyimpangan ketika hidup dan mati, dan kejelekan Al Masih Ad Dajjal."
Terahir, ucapkan salam, "Assalamualaikum wa rahmatullahi wabarakaatuh" dengan menengokkan wajah ke kanan untuk salam pertama dan menengokkan wajah ke kiri untuk salam kedua.
Bacaan Doa Setelah Sholat Maghrib
Berikut adalah bacaan doa setelah sholat maghrib yang bisa diamalkan.
A’uudzu bollaahi minasy-syaithaanir-rajiim. Bismillahirrahmanirrahim. Alhamdulillahi rabbil ‘alamin hamda yuwafi wayukafi mazidahu.
Aku berlindung kepada Allah dari godaan setan yang terkutuk. Dengan nama Allah Yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang. Segala puji bagi Allah, Tuhan yang memelihara seluruh alam. Segala puji (bagi Allah) yang telah memenuhi semua nikmat-Nya dan mencukupkan tambahannya.
Yaa rabbanaa lakal-hamdu kamaa yambaghii li jalaali wajhikal-kariimi wa ‘azazhiimi sulthaanik.
Wahai Tuhan kami, hanya bagi-Mu segala puji, sebagaimana pujian itu patut terhadap keagungan dan kemuliaan-Mu serta keluhuran kerajaan-Mu.
Allohu laa ilaaha illaa huwal hayyul qayyum, laa ta’khudzuhuu sinatuw walaa nauum, la huu maa fis samawaati wa maa fil ardh, mann dzalladzi yasyfa’u ‘indahuu, illa bi idznih, ya’lamu maa bayna aidiihim wa maa khalfahum, wa laa yuhiituuna bisyayim min ‘ilmihii illaa bi maa syaa’. Wa si’a kursiyyuus samaawaati wal ardh, wa laa yauudluhuu hifdzuhumaa, wa huwal aliyyul adziim.
Allah, tidak ada Tuhan (yang berhak disembah) melainkan Dia Yang Hidup kekal lagi terus-menerus mengurus (makhluk-Nya); tidak mengantuk dan tidak tidur. Kepunyaan-Nya apa yang di langit dan di bumi. Tiada yang dapat memberi syafaat di sisi Allah tanpa izin-Nya.
Allah mengetahui apa-apa yang di hadapan mereka dan di belakang mereka, dan mereka tidak mengetahui apa-apa dari ilmu Allah melainkan apa yang dikehendaki-Nya.
Kursi Allah meliputi langit dan bumi. Dan Allah tidak merasa berat memelihara keduanya, dan Allah Maha Tinggi lagi Maha Besar.
Astaghfirullah hal'adzim, aladzi laa ilaha illa huwal hayyul qayyuumu wa atuubu ilaiih.
Aku mohon ampun kepada Allah Yang Maha Agung, yang tiada Tuhan selain Dia Yang Mahahidup lagi Maha Berdiri Sendiri dan aku bertaubat kepada-Nya.
Demikian tata cara sholat magrib yang benar menurut syariat Islam.
Baca Juga: Tata Cara Sholat Taubat Nasuha, Niat dan Doanya
