Harapan Tumbuh di Antara Cemara dan Mangrove

Mahasiswa Ilmu Kesejahteraan Sosial, Universitas Jember
·waktu baca 2 menit
Tulisan dari Titania Oktavio Natasya tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Menjaga dan melestarikan lingkungan terutama di wilayah pesisir merupakan kewajiban bagi seluruh warga negara. Permasalahan seperti abrasi, penumpukan sampah, serta kerusakan ekosistem merupakan suatu tantangan yang dapat mengancam kelestarian pantai. Sebagai aksi nyata, RNPB Jember (Relawan Nusantara Penanggulangan Bencana) pada Minggu, (14/09/2025) berkolaborasi dengan masyarakat sekitar dan sekolah-sekolah terdekat di wilayah pantai untuk ikut berkontribusi dalam kegiatan penanaman pohon mangrove, cemara, serta kegiatan aksi resik yang berlokasi di Pantai Cemara, Puger, Jember. Kegiatan ini dilakukan sebagai langkah untuk melestarikan lingkungan pantai beserta ekosistem di dalamnya.
Kegiatan pertama dilakukan dengan penanaman pohon mangrove dan cemara di kawasan pantai yang rawan abrasi. Penanaman dilakukan pada pagi hari agar pohon tumbuh lebih optimal, sebab udara pagi yang lembab dan lebih sejuk membantu mangrove untuk tumbuh secara signifikan, terutama pada pertumbuhan akar mangrove yang harus tumbuh dengan lingkungan yang stabil.
Selanjutnya, kegiatan kedua dilakukan dengan aksi resik pantai yang juga diikuti oleh seluruh panitia dan peserta. Aksi resik dilakukan pada area bibir pantai hingga daerah warung tepi pantai. Pada aksi resik ini, kegiatan dilakukan secara berkelompok agar pembersihan dapat dilakukan secara optimal, sebab area pantai sangat dipenuhi dengan sampah baik sampah kiriman dari pantai lain, sampah yang terbawa ombak, maupun dari wisatawan.
Kegiatan kolaborasi antara RNPB Jember dan sekolah-sekolah, serta masyarakat menunjukan bahwa kasadaran dalam menjaga lingkungan dengan tidak menebang pohon dan tidak membuang sampah sembarangan sangat penting, sampah sekecil apapun akan memberikan dampak bagi lingkungan terutama pada ekosistem laut.
Selain itu kegiatan ini menggambarkan nilai nilai warga negara yang peduli terhadap lingkungan, tanggung jawab, serta gotong royong untuk menjaga kelestarian alam. Partisipasi masyarakat secara nyata ialah wujud peran warga negara dalam menjaga lingkungan sebagai aset bersama agar lebih bersih dan sehat.
