Konten dari Pengguna

Dukung SDG 3, KKN UNDIP Kenalkan Sterilisasi Gunting Kuku di SD Negeri 2 Polan

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Tiva Permata tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Foto: KKN UNDIP Desa Polan/kumparan
zoom-in-whitePerbesar
Foto: KKN UNDIP Desa Polan/kumparan

Menjaga kebersihan diri dapat dimulai dari kebiasaan sederhana, seperti menjaga kebersihan tangan dan kuku. Namun, kebersihan kuku juga perlu didukung dengan penggunaan alat yang bersih dan aman, terutama ketika gunting kuku digunakan secara bergantian. Melihat hal tersebut, mahasiswa KKN Reguler Universitas Diponegoro memberikan edukasi mengenai kebersihan diri dan sterilisasi gunting kuku kepada siswa SD Negeri 2 Polan dalam rangka mendukung Sustainable Development Goal (SDG) 3: Good Health and Well-being.

Kegiatan diawali dengan pre-test untuk mengetahui pemahaman awal siswa. Hasilnya menunjukkan bahwa 80% siswa telah memahami dasar kebersihan diri dan sterilisasi gunting kuku, sedangkan 20% lainnya masih memerlukan pemahaman mengenai cara menjaga kebersihan dan keamanan alat. Materi kemudian disampaikan melalui pembahasan sederhana mengenai pentingnya memotong kuku secara rutin, menjaga kebersihan tangan dan kuku, serta menghindari kebiasaan menggigit kuku dan menggunakan gunting kuku secara bergantian tanpa memastikan kebersihannya.

Foto: KKN UNDIP Desa Polan/kumparan

Untuk memperkuat pemahaman siswa, mahasiswa KKN memperkenalkan Sahabat Kuku, yaitu kit sterilisasi gunting kuku yang digunakan sebagai media praktik. Siswa tidak hanya menerima materi, tetapi juga melihat secara langsung cara membersihkan dan mensterilkan alat pemotong kuku. Kegiatan ini membantu siswa memahami bahwa kebersihan alat juga menjadi bagian dari upaya menjaga kesehatan diri.

Setelah materi dan praktik selesai, mahasiswa KKN melakukan post-test untuk melihat perubahan pemahaman siswa. Hasilnya menunjukkan bahwa 100% siswa telah memahami materi mengenai kebersihan diri dan sterilisasi gunting kuku. Peningkatan tersebut menunjukkan bahwa edukasi dan praktik yang diberikan dapat membantu siswa memahami kebiasaan yang perlu diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.

Foto: KKN UNDIP Desa Polan/kumparan

Kegiatan ini juga mendukung SDG 4: Quality Education melalui pemberian edukasi kesehatan yang disertai praktik langsung. Meski demikian, tujuan utamanya tetap mendukung SDG 3 dengan meningkatkan kesadaran siswa terhadap kebersihan diri dan penggunaan alat yang aman.

Melalui edukasi Sahabat Kuku, mahasiswa KKN UNDIP berharap siswa dapat menerapkan kebiasaan hidup bersih, seperti memotong kuku secara rutin, mencuci tangan, menjaga kebersihan kuku, serta memastikan gunting kuku dalam kondisi bersih sebelum digunakan.