5 Alasan Kenapa Sebaiknya Kamu Tidak Melakukan Seks Bebas

Bukan sex expert. Hanya perempuan yang suka membaca, dan menuangkan kembali hasil bacaannya lewat tulisan.
Tulisan dari Tiyay tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan
Maraknya budaya liberal serta gaya hidup bebas orang-orang barat yang diadopsi oleh masyarakat Indonesia, membuat free sex bukan lagi menjadi hal asing di kalangan remaja Indonesia. Meski masih dianggap tabu untuk dibicarakan, namun kini seks bebas menjadi hal yang sangat umum untuk dilakukan. Padahal, ada banyak dampak buruk yang bisa ditimbulkan akibat melakukan free sex atau one night stand. Hanya saja, karena kurangnya edukasi serta pendidikan seks dari para orang tua, justru banyak remaja yang terlanjur terjerumus pada kehidupan seperti itu. Karena itu, sebelum terpengaruh oleh orang-orang di sekitar kamu, sebaiknya kamu memahami dulu apa saja resiko-resiko buruk yang bisa kamu alami, jika kamu memutuskan untuk melakukan seks bebas atau one night stand.

1. Terkena Penyakit Seks Menular
Pasangan seks kamu mungkin bisa saja mengaku bahwa dirinya sehat dan bebas penyakit. Namun kamu tidak akan pernah tahu, dengan siapa saja dia sebelumnya pernah melakukan seks atau sudah berapa kali dia melakukan seks dengan orang asing. Selain itu, kamu juga tidak bisa menjamin secara akurat, bahwa pasangan seks kamu memang benar-benar tidak memiliki riwayat penyakit apa pun. Karena itu, melakukan free sex atau one night stand bisa membuat jadi rentan terkena penyakit seks menular yang berbahaya.
2. Hamil di Luar Nikah
Tidak dapat dipungkiri, meski berbagai macam alat kontrasepsi seperti spermatisida dan kondom telah dijual secara bebas di pasaran, nyatanya masih banyak sekali kasus kehamilan di luar nikah pada kalangan remaja Indonesia. Bahkan, menurut penelitian yang dilakukan oleh Pusat Studi Kependudukan dan Kebijakan Universitas Gajah Mada, sebanyak 58% remaja yang hamil di luar nikah berniat untuk melakukan aborsi. Tentunya, perilaku seks bebas atau one night stand tersebut dapat menumbuhkan sikap tidak bertanggung jawab dan merusak masa depan bagi para remaja.
3. Nymphomania
Nymphomania merupakan masalah psikologi di mana seseorang mengalami sex addiction atau kecanduan seks yang diakibatkan oleh terlalu sering melakukan seks bebas. Orang yang mengalami nymphomania akan selalu merasa bahwa dirinya terus-menerus menginginkan seks, bahkan dalam intensitas yang berlebih. Kondisi seperti itu tentu saja merupakan hal yang tidak baik jika dibiarkan terus-menerus, dan membutuhkan pertolongan ahli seks terapis secra serius untuk menghentikannya.
4. Tanpa Komitmen
Setiap manusia pastinya bukan hanya memiliki kebutuhan biologis saja seperti seks, namun juga kebutuhan batin seperti merasa dicintai atau disayangi. Melakukan free sex atau one night stand, berarti kamu bisa melakukan hubungan intim dengan siapa saja tanpa ada ikatan komitmen yang pasti. Dan seks bebas tidak akan membuat kebutuhan batin kamu terpenuhi, karena seks yang dilakukan tanpa ikatan atau komitmen pastinya juga tanpa didasari rasa sayang atau cinta, melainkan hanya sekedar nafsu semata.
5. Patah Hati
Menurut penelitian, setelah berhubungan seks biasanya akan timbul ikatan emosional yang lebih dalam antara laki-laki dan perempuan. Jika dilakukan oleh pasangan yang sudah menikah, tentunya hal itu akan membuat ikatan rumah tangga jadi lebih kuat. Namun jika dilakukan hanya didasarkan oleh hubungan seks bebas semata yang tidak ada ikatan apa pun, tentu saja hal itu bisa merugikan. Karena munculnya perasaan-perasaan yang hanya disebabkan oleh ikatan emosional tanpa komitmen tersebut menyebabkan perasaan patah hati.
