Konten dari Pengguna

Berbagi Inspirasi Bersama Nara Kreatif

Tokopedia Bercerita

Tokopedia Bercerita

Cerita di balik layar orang-orang di Tokopedia

clock
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Tokopedia Bercerita tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Berbagi Inspirasi Bersama Nara Kreatif
zoom-in-whitePerbesar

Tidak banyak orang yang tahu bahwa di era modern ini setidaknya masih ada 2,5 juta anak yang tidak dapat menikmati pendidikan yang layak. Yayasan Sayangi Tunas Cilik, menyebutkan setidaknya 90% dari 500 ribu anak yang masih memiliki orang tua tinggal di 8.000 Lembaga Kesejahteraan Sosial Anak (LKSA).

Permasalahan tersebut mendorong Nezatullah Ramadhan untuk membentuk Yayasan Nara Kreatif pada tahun 2012. Yayasan ini menyediakan kelas kejar paket bagi anak-anak jalanan atau kurang mampu yang putus sekolah. Tak hanya belajar mata pelajaran yang diujikan pada ujian kejar paket, mereka juga diajarkan pelajaran agama dan beragam keterampilan, salah satunya adalah daur ulang kertas.

Melalui daur ulang kertas, anak-anak Nara Kreatif bisa mendapatkan pendidikan. Limbah kertas mereka daur ulang menjadi produk berdaya jual seperti planner, note book, dan bahan-bahan scrapbook. Berkat daur ulang yang dilakukan, mereka jadi dapat membiayai operasional sehari-hari sekaligus bekerjasama dengan berbagai perusahaan, khususnya dalam hal pengelolaan limbah kertas.

Belajar Memulai Karir Melalui Nakamate

Berbagi Inspirasi Bersama Nara Kreatif (1)
zoom-in-whitePerbesar

Sebagian besar dari anak-anak yang berada di Nara Kreatif adalah remaja berusia produktif, yakni 15 sampai 22 tahun. Sayangnya, kebanyakan dari mereka belum mengetahui bagaimana cara membuat email, membuat CV, hingga mempromosikan diri saat wawancara.

Menyadari hal ini, Tokopedia berinisiatif mengajak 50 Nakama (sebutan untuk karyawan Tokopedia) untuk berbagi ilmu kepada anak-anak di Nara Kreatif. Dalam rangka memperingati Hari Pahlawan sekaligus Hari Anak Universal, Sabtu (10/11/18), Tim CSR (Corporate Social Responsibility) Tokopedia melakukan kegiatan sosial bertajuk ‘NakaMate’.

Dalam kegiatan tersebut, Nakama mengajarkan anak-anak Nara Kreatif berbagai ilmu keterampilan, baik itu soft skill maupun hard skill yang dibutuhkan dalam dunia kerja. Salah satunya adalah belajar membuat resume dan belajar menghadapi wawancara. Saat kegiatan berlangsung, terdapat kisah menarik dari Mariam. Salah satu anak Nara Kreatif yang berusia 16 tahun ini mengaku bahwa minimnya motivasi dan dukungan dari orang-orang sekitar membuatnya sempat ingin menghentikan mimpi.

“Beberapa orang menganggap saya tidak memiliki keterampilan khusus untuk menjadi guru, membuat saya berpikiran untuk berhenti mengejar mimpi saya. Namun, setiap orang memiliki kekuatan dan kelemahan dalam diri mereka masing-masing. Sifat sabar dan mengayomi adalah kekuatan yang saya miliki. Mungkin bagi orang lain itu hal yang biasa dan tidak istimewa. Tapi, bagi saya itu hal penting untuk dimiliki dan diterapkan jika menjadi seorang guru,” cerita Mariam.

Belajar Sambil Bermain Permainan Tradisional

Berbagi Inspirasi Bersama Nara Kreatif (2)
zoom-in-whitePerbesar

Pada kegiatan Nakamate, para Nakama juga mengajak anak-anak kecil berusia 7-14 tahun di Rumah Nara Kreatif untuk belajar sambil memperkenalkan kembali permainan tradisional seperti gobak sodor dan bentengan. Tidak hanya itu, anak-anak Nara Kreatif juga diperkenalkan dengan ilmu dan keterampilan dalam kehidupan sehari-hari. Mulai dari pentingnya menjaga kesehatan mulut, menghindari dan menghadapi kasus penculikan, hingga pengetahuan umum dan sejarah.

Bulan, salah satu anak yang merantau dari Aceh membagikan pengalamannya belajar di Nara Kreatif. Mencoba peruntungan di dunia hiburan, Bulan memilih bersekolah di Nara Kreatif karena kesibukannya mencoba beragam casting dan kegiatan shooting. “Biasanya aku keluar rumah hanya untuk pergi ke Nara dan syuting saja. Mengikuti Nakamate adalah pengalaman baru buat aku. Melalui kegiatan ini, aku jadi tahu bagaimana pentingnya menjaga kesehatan tubuh,” ucap Bulan.

Semangat yang dimiliki oleh anak-anak Nara Kreatif memperlihatkan bahwa setiap anak memiliki hak untuk belajar dan mendapatkan kehidupan yang lebih baik. Tugas kita adalah membantu mereka untuk dapat menggapai mimpi yang mereka inginkan.

Selamat Hari Anak Universal 2018!