Konten dari Pengguna

Kepada Ayah, Sosok yang Memberikan Segalanya untuk Keluarga

Tokopedia Bercerita

Tokopedia Bercerita

Cerita di balik layar orang-orang di Tokopedia

clock
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Tokopedia Bercerita tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi Ayah dan Anak di Australia (Foto: Shutter Stock)
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Ayah dan Anak di Australia (Foto: Shutter Stock)

Setiap orang memiliki jalan hidupnya masing-masing. Apapun profesi atau jalan yang saat ini dipilih, semuanya pasti membutuhkan kerja keras untuk mencapai kesuksesan. Selain kerja keras, ada hal lain yang juga berperan penting dalam kesuksesan seseorang: peran dan dukungan keluarga.

Keberadaan dan lingkungan keluarga merupakan salah satu bagian terpenting dari pembentukan kepribadian seseorang. Nilai dan ikatan yang kuat dalam sebuah keluarga dapat menjadi fondasi dalam kehidupan.

Faktanya, salah satu peran penting yang dibutuhkan dalam pembentukan kepribadian seseorang dalam sebuah keluarga adalah kehadiran sosok Ayah, yang bekerja keras dalam mendukung keluarga.

Seberapa penting peran Ayah dalam membentuk kepribadian seseorang? Untuk menjawab pertanyaan tersebut, kami coba mewawancarai empat orang Nakama (sebutan untuk karyawan Tokopedia) yang saat ini memegang posisi penting di Tokopedia.

Ignasius Igor Irendy, Senior Digital Marketing Lead in Tokopedia

Kepada Ayah, Sosok yang Memberikan Segalanya untuk Keluarga (1)
zoom-in-whitePerbesar

“Ayah saya adalah sosok pekerja keras dan seorang philomath--sosok yang senang belajar. Ia memiliki delapan gelar pendidikan formal dan masih tetap mengejar pendidikan hingga saat ini. Dia tidak berasal dari keluarga yang berkecukupan, dan sebagai anak sulung, ia harus bertanggung jawab atas keluarga dan saudara-saudaranya. Papa adalah sosok yang telah mencoba banyak pekerjaan, salah satunya berkeliling dan menjual kue, sampai dia memutuskan untuk menjalankan bisnis baru, yaitu kantor Akuntan Publik.”

“Saya telah mendapat banyak pelajaran dari Papa, salah satunya mengenai kepercayaan. Dia mengajarkan bahwa sebuah kepercayaan dapat dimulai dari hal terkecil. Papa juga mengajari saya untuk bertanggung jawab atas tindakan yang telah kita perbuat, bekerja dengan sepenuh hati, hingga melatih keterampilan kepemimpinan saya.”

“Jika saya bereinkarnasi dan terlahir kembali, saya akan tetap memilih Papa sebagai ayah saya.”

Devy Pranowo, Head of Product at Tokopedia

“Bagi saya, Papa adalah sosok panutan. Dia selalu menekankan bahwa pendidikan itu merupakan hal terpenting. Papa percaya bahwa jika kita memiliki uang, sebaiknya dihabiskan untuk pendidikan. Dia adalah sosok yang mendorong saya untuk melanjutkan studi di Amerika setelah lulus dari sekolah internasional di Surabaya.”

“Ada satu kisah menarik yang tidak bisa saya lupakan saat waktu kelulusan tiba. Saya mendapat kejutan dari Papa yang datang jauh-jauh ke Amerika hanya untuk melihat saya menjadi sarjana. Mungkin Papa bukan sosok yang ekspresif, namun pada saat ia memegang gelar saya, matanya seolah-seolah mengekspresikan segalanya. Dia merasa bangga dan puas karena telah memberikan yang terbaik untuk diri saya. Hal itu adalah pengalaman yang tidak pernah bisa saya lupakan.”

“Saya bisa sampai sejauh ini karena dorongan sosok ayah yang selalu mengajarkan untuk memprioritaskan pendidikan. Aku sayang Papa.”

Andi Djoewarsa, Vice President of Marketing at Tokopedia

Kepada Ayah, Sosok yang Memberikan Segalanya untuk Keluarga (2)
zoom-in-whitePerbesar

“Ayah adalah sosok yang mengajarkan bahwa waktu adalah hal yang paling berharga dalam kehidupan. Dia juga mengajarkan bahwa segala sesuatu yang kita lakukan adalah cerminan dari diri kita. Dulu kami terbiasa bermain olahraga bersama, dan dia adalah sosok yang kompetitif. Kompetisi dengan Ayah mengajarkan saya bagaimana menghadapi segala hal dengan tegar dalam kondisi apapun, serta menikmati setiap pembelajaran yang saya dapatkan.”

“Di sisi lain, Ayah adalah sosok yang mengajarkan saya untuk tetap kuat ketika sesuatu terjadi di luar keinginan. Dua tahun silam, ayah saya divonis mengalami gagal ginjal. Setelah 7 hari koma, dia bangun lalu tersenyum. Meski dalam keadaan sakit, dia menunjukkan tekad untuk tidak mudah menyerah dalam kehidupan. Ayah merupakan sosok pejuang sejati.”

Inna Chandika, AVP of Corporate Finance and Investor Relation

Kepada Ayah, Sosok yang Memberikan Segalanya untuk Keluarga (3)
zoom-in-whitePerbesar

“Ayah adalah sosok yang selalu mengajarkan untuk selalu bekerja keras dan memberikan yang terbaik dalam segala hal. Beliau merupakan sosok ayah tradisional, tenang dan tidak banyak bicara, tetapi selalu mengharapkan yang terbaik dari diri saya.”

“Pada tahun 1998, keluarga saya terkena dampak krisis moneter yang sedang terjadi. Meski begitu, Papa tetap memastikan bahwa anak-anaknya mendapatkan pendidikan yang terbaik. Ini adalah suatu gambaran tentang pengorbanan tanpa batas yang diberikan dari sosok seorang ayah bagi saya.”

“Di lain sisi, beliau adalah sosok yang selalu hadir dan memberikan dukungan. Saya menyadari bahwa tidak semua orang bisa mendapat perhatian istimewa seperti ini, maka dari itu saya sangat menghargai perhatian yang diberikan Papa. Sejak dulu, Papa selalu berdiskusi tentang bisnis keluarga dengan anak-anaknya di rumah. Hal ini yang membuat saya mendapatkan pelajaran tentang bagaimana dia mengatur bisnisnya dari awal.”

“Papa adalah sosok penopang dalam keluarga. Terima kasih atas cinta dan pengorbanan tanpa batas yang telah Papa berikan sejak saya lahir.”

***

Didikan orang tua memberikan banyak pengaruh bagi hidup kita. Apapun pencapaian yang saat ini kita dapatkan, semuanya tidak terlepas dari dukungan mereka, khususnya Ayah yang sudah banyak berkorban.

Bagaimana denganmu? Seperti apa peran Ayah dalam membentuk dirimu saat ini? Yuk, tulis di kolom komentar di bawah!