Danau Singkarak Terbentuk Akibat Sesar Sumatera

Traveller, Writter and Researcher in Geosciences IAGI-FGMI-MAGI Instagram @topanrmdhans
Tulisan dari Topan Ramadhan tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Danau Singkarak merupakan sebuah danau yang membentang di dua kabupaten yang terdapat di provinsi Sumatra Barat, Indonesia, yaitu kabupaten Solok dan kabupaten Tanah Datar. Danau ini merupakan hulu dari sungai atau Batang Ombilin. Danau Singkarak terbentuk akibat proses tektonik yang dipengaruhi oleh Sesar Sumatra yang berada di Kabupaten Tanah Datas dan Kabupaten Solok, Sumatra Barat. Panjang maksimum danau ini 20,808 km dan lebar maksimum 7,175 km.

Danau ini berjarak 85 km dari Solok dan 90 km dari Kota Padang Panjang. Danau ini merupakan bagian dari Cekungan Singkarak-Solok yang merupakan segmen dari Sesar Sumatra.
Cekungan ini adalah sebuah amblesan yang terbentuk karena pergerakan Sesar Sumatra. Cekungan besar ini terbendung oleh material vulkanik dari letusan gunungapi sekitarnya. Akibat pembendungan material vulkanik ini terbentuklah Danau maninjau di satu bagian Cekungan Singkarak-Solok. Berbeda dengan Danau Maninjau yang terbentuk akibat letusan gununapi, Danau Singkarak terbentuk utamanya karena proses tektonik.
Danau Singkarak adalah danau terluas kedua di Sumatera setelah Toba. Danau Singkarak adalah sebuah hulu Batang Ombilin dan sebagian Air danau ini digunakan untuk menjadi penggerak generator PLTA Singkarak dan untuk mengaliri listrik di daerah Sumatra.
(Referensi: Badan Geologi, Belajar Geologi.com, dan http://anekatempatwisata.com/)
