Kasus COVID-19 di Dunia Capai 2 Juta, Berikut Geografi Negara Kasus Tertinggi

Traveller, Writter and Researcher in Geosciences IAGI-FGMI-MAGI Instagram @topanrmdhans
Tulisan dari Topan Ramadhan tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Berdasarkan data update dari jumlah kasus Coronavirus disease 2019 (COVID-19) di seluruh dunia pada Senin (20 April 2020) di konfirmasi sebanyak 2,406,745 kasus dengan jumlah pasien sembuh sebanyak 625,001 dan kematian sedikitnya 165,257 kasus. Dengan demikian, kasus akibat kasus Virus Corona yang terlapor dari seluruh dunia ini telah menyentuh angka 2 juta lebih kasus. Negara paling tinggi kasus terdampak virus yang diduga penularan awal dari Wuhan, Tiongkok ini adalah Amerika Serikat berjumlah 770,564 kasus, dengan kasus sembuh 70,799 dan kematian sebanyak 41,114 kasus. Kemudian negara dengan kasus tertinggi kedua adalah Spanyol. Spanyol melapor sebanyak 198,674 kasus dengan kasus sembuh 77,357 dan kematian 21,238 kasus. Negara peringkat ketiga terbanyak konfirmasi kasus Corona adalah Italia. Italia menjadi negara eropa kedua yang memiliki kasus corona tertinggi di benua biru itu dengan jumlah kasus 178,972 kasus dengan kasus sembuh sebanyak 47,055 dan kematian sedikitnya 23,660.

Sedangkan kasus Virus Corona di seluruh Indonesia yang dikonfirmasi sebanyak 6,575 kasus dengan 686 kasus sembuh dan 582 kasus kematian. Saat ini yang menjadi negara dengan kasus Corona tertinggi di Dunia adalah negara-negara barat. Berdasarkan letak geografisnya, negara tersebut jauh dari asal pandemi dunia ini berasal yaitu Tiongkok di Asia Timur. Untuk menambah informasi dan wawasan geografi negara di Dunia, berikut sekilas informasi mengenai letak dan kondisi geografis negara-negara terdampak virus Corona atau COVID-19 tertinggi di Dunia per 20 April 2020.
Amerika Serikat
Negara adidaya ini menjadi negara dengan kasus terdampak corona paling tinggi berdasarkan jumlah kasus nya. Negara yang terletak di Benua Amerika Utara ini di sebelah utara berbatasan langsung dengan Kanada, dan sebelah selatan dengan Meksiko. Sedangkan sebelah barat Amerika Serikat berbatasan dengan Samudera Pasifik, dan sebelah timur dengan Samudera Atlantik.
Ibukota negara Amerika Serikat adalah Washington, D.C. Sedangkan, Kota terbesar di AS adalah New York City. Luas daratan seluruh Amerika Serikat adalah sekitar 3.800.000 mil persegi (9.841.955 km2). Amerika Serikat adalah negara ketiga atau keempat terbesar di dunia berdasarkan luas total (tanah dan air). Sungai Mississippi–Missouri, sistem sungai terpanjang keempat di dunia, mengalir terutama utara-selatan melalui jantung utama negara ini.
Spanyol
Negara yang berada di Eropa ini merupakan sebuah Kerajaan Spanyol (bahasa Spanyol: Reino de España). Negara ini terletak di Eropa barat daya, bersama Portugal, terdapat di Semenanjung Iberia. Batas darat Spanyol dengan Eropa adalah Pegunungan Pirenia dengan Prancis dan Andorra. Wilayahnya terdiri dari kota Ceuta dan Melilla di Afrika Utara, Kepulauan Canary di Samudra Atlantik, dan berbagai pulau di Laut Tengah. Wilayah Spanyol dibatasi oleh Portugal di barat, serta Gibraltar dan Maroko di selatan.
Ibukota Spanyol dan kota terbesar adalah Madrid. Spanyol berbatasan dengan Prancis dan Andorra di timur laut melalui Pegunungan Pirenia. Batas lautnya adalah Samudra Atlantik di barat dan Teluk Biscay di utara serta Laut Tengah di timur, di mana Spanyol memiliki wilayah Kepulauan Balearik. Di selatan, terdapat Selat Gibraltar. Kota-kota di Spanyol dengan jumlah penduduk terbanyak ialah Madrid, Barcelona, Valencia, Sevilla, dan Málaga.
Italia
Selanjutnya negara urutan ketiga tertinggi kasus Corona dari seluruh Dunia ini adalah sebuah negara di benua Eropa. Italia terletak di jantung Laut Mediterania. Italia berbatasan dengan Prancis, Swiss, Austria, Slovenia, San Marino dan Vatikan. Italia mencakup area seluas 301.338 km² (116.347 mi²), dan dipengaruhi oleh iklim sedang dan iklim mediterania. Dilihat dari bentuknya, peta Italia berbentuk seperti sepatu bot atau di Italia sering disebut lo Stivale. Negara ini memiliki jumlah penduduk mencapai 61 juta jiwa menjadikan Italia merupakan negara anggota Uni Eropa keempat yang paling banyak penduduknya.
Italia terletak di Eropa Selatan dan terdiri dari Semenanjung Italia, dan sejumlah pulau termasuk dua yang terbesar, Sisilia dan Sardinia. Italia terletak antara 35°LU, dan 47°LU, dan 6°BT, dan 19°BT. Luas keseluruhan negara ini adalah 301.230 km², 294.020 km² di antaranya adalah daratan, dan 7.210 km² sisanya adalah perairan. Termasuk pulau-pulaunya, Italia memiliki total garis pantai, dan perbatasan sepanjang 7.600 km; yaitu di Laut Adriatik, Laut Ionia, Laut Tirenia (740 km), dan perbatasan dengan Prancis (488 km), Austria (430 km), Slovenia (232 km), dan Swiss (740 km); serta San Marino (39 km), dan Vatikan (3,2 km), kedua-duanya merupakan enklave.
Negara ini terletak di titik pertemuan Lempeng Eurasia dan Lempeng Afrika, menyebabkan banyaknya aktivitas gempa bumi dan gunung api. Terdapat 14 gunung berapi di Italia, empat di antaranya masih aktif: Gunung Etna (situs tradisional mitologi pandai besi Vulkanus), Stromboli, Vulcano, dan Vesuvius. Vesuvius adalah satu-satunya gunung berapi yang masih aktif di Benua Eropa dan yang paling terkenal dari bencana yang dihasilkannya, Pompeii dan Herculaneum. Beberapa pulau dan bukit telah terbentuk oleh karena aktivitas kegunungapian dan masih terdapat kaldera aktif besar, yaitu Campi Flegrei di sebelah utara-barat Napoli. (Sumber: Wikipedia)
