Kondisi Alam Wuhan-Hubei, Kota asal Wabah Virus Corona

Topan Ramadhan
Traveller, Writter and Researcher in Geosciences IAGI-FGMI-MAGI Instagram @topanrmdhans
Konten dari Pengguna
23 Maret 2020 8:58 WIB
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-link-circle
more-vertical
Tulisan dari Topan Ramadhan tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan
Panorama Kota Wuhan, Hubei, RR Tiongkok, kota di duga sebagai infeksi pertama Virus Corona (Covid-19). (Image by Sinisa Popovic/Google maps)
zoom-in-whitePerbesar
Panorama Kota Wuhan, Hubei, RR Tiongkok, kota di duga sebagai infeksi pertama Virus Corona (Covid-19). (Image by Sinisa Popovic/Google maps)
ADVERTISEMENT
Wuhan adalah ibu kota provinsi Hubei, Republik Rakyat Tiongkok. Kota ini adalah kota dengan penduduk terpadat di bagian Tiongkok Tengah. Penduduknya berjumlah 9.100.000 jiwa (2006). Wuhan terletak di lembah Sungai Yangtze. Sungai Yangtze adalah sungai terpanjang di Tiongkok dan di Asia.
ADVERTISEMENT
Di dunia, Sungai Yangtze adalah sungai ketiga terpanjang. Sungai ini menjadi batas selatan kebudayaan kuno Tiongkok yang berada di antara Sungai Kuning di utara dan Sungai Yangtze di selatan. Yangtze berarti panjang, sehingga nama sungai ini sesuai dengan karakteristik sungainya sebenarnya. Kota ini menjadi perbincangan warga dunia karena di kota ini diduga awal infeksi dan penyebaran Virus Corona (Covid-19) pada akhir 2019 dan awal tahun 2020.
Wilayah metropolitan terdiri dari tiga bagian — Wuchang, Hankou, dan Hanyang—umumnya disebut "Tiga Kota Wuhan" (karena itu disebut "Wuhan", menggabungkan "Wu" dari kota pertama dan "Han" dari dua kota lainnya). Konsolidasi kota-kota ini terjadi pada tahun 1927 dan dengan demikian didirikan. Tiga bekas kota saling berhadapan di seberang sungai dan dihubungkan oleh jembatan, termasuk salah satu jembatan modern pertama di China yang dikenal sebagai "Jembatan Pertama".
Peta Geologi Kota Wuhan dan Sekitarnya (Source: http://drr.ikcest.org/map/m02d4?fullscreen=1&gson=#7/29.578/112.423)
Wuhan dengan ketinggian 37 meter dari muka laut ini terletak di Dataran Jianghan timur dan kota ini merupakan tempat pertemuan sungai Han yang mengalir ke Sungai Yangtze. Kota ini memiliki banyak danau-danau, termasuk di antaranya, Danau Shahu, Danau Tanxi, serta Danau Timur yang luas. Geologi Wuhan adalah bagian dari rendahan geosinklin Yangtze dengan karakteristik paraplatform, dengan kondisi morfologi berupa dataran aluvial dengan monadnock (bukit sisa) yang berkembang dengan baik.
Pemandangan Danau Timur, Wuhan (Kn ZAG/Google maps)
Dengan kondisi berada di pesisir sungai Yangtze, kondisi geologi kota Wuhan sangat berkaitan dengan proses fluvial (Sungai) yang terjadi, sehingga bentukan topografi terpengaruh oleh proses dan perkembangan sungai. Topografi rendah hingga datar berada di tengah kota, perbukitan di sebelah selatan dengan kondisi kota dilewati sungai Yangtze dan Sungai Han yang berkelok-kelok.
Peta kota Wuhan, Hubei dan Sekitarnya dengan kondisi dilewati Sungai Yangtze, Sungai Han serta Danau-Danau di sekitarnya (Image Google maps)
Sehingga secara umum, Wuhan menempati area seluas 8.494,41 kilometer persegi yang sebagian besar adalah dataran aluvial dan dihiasi dengan bukit-bukit serta sejumlah besar danau dan kolam. Perairan membentuk seperempat wilayah perkotaan Wuhan yang merupakan persentase tertinggi di antara kota-kota besar di China.
Danau Shahu, di distrik Wuchang, Wuhan-Hubei, Tiongkok (Beer 5302/Google maps)
Sedangkan kondisi iklimnya, Wuhan berada di daerah subtropis zona iklim musim hujan, ditandai oleh suhu tinggi di musim panas, suhu rendah di musim dingin dan curah hujan yang melimpah. Curah hujan tahunan rata-rata mencapai hingga 1.261,2 mm, terkonsentrasi di bulan Juni hingga Agustus.
ADVERTISEMENT