Trans Kalimantan Poros Tengah Terendam Air, Sungai Kahayan Meluap

Traveller, Writter and Researcher in Geosciences IAGI-FGMI-MAGI Instagram @topanrmdhans
Tulisan dari Topan Ramadhan tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Sejak kemarin (31/03), Jalan Trans Kalimantan Poros Tengah, ruas Palangkaraya-Buntok tepatnya di Desa Penda Barania, Kecamatan Kahayan Tengah, Kabupaten Pulang Pisau, Provinsi Kalimantan Tengah. Ketinggian banjir berkisar melebihi mata kaki orang dewasa dibeberapa titik.
Walaupun tidak terlalu tinggi, kondisi genangan mengakibatkan tersendatnya arus lalu lintas serta mengakibatkan pengendara lebih berhati-hati dikarenakan jalan rusak akibat sering terjadinya banjir menggenang area tersebut.
Ruas ini hampir menjadi langganan banjir kala musim hujan tiba, terutama debit Sungai Kahayan meluap. Saat ini pemerintah sudah melakukan pembangunan jembatan layang sebagai solusi mengatasi sering terjadinya banjir di ruas tersebut.
Secara geologi daerah tersebut tersusun atas litologi pasir kuarsa dari satuan Endapan Undak (Qp) berumur Plistosen. Di sebagian tempat tertutup endapan gambut. Secara geomorfologi, daerah ini termasuk dalam satuan dataran banjir Daerah Aliran Sungai (DAS) Kahayan dengan kelerengan landai sehingga mudah terendam air luapan Sungai Kahayan.
Dengan adanya jembatan layang tersebut dapat melancarkan perjalanan pengguna jalan Trans Kalimantan poros tengah yang menghubungkan Palangkaraya, Sampit ke arah Gunung Mas, Kabupaten DAS Barito juga Provinsi Kalimantan Timur dan Kalimantan Selatan.
