Konten dari Pengguna

Catat! Peran BSI Bagi Perekonomian Indonesia

TORICELLY SEPTIANIS

TORICELLY SEPTIANIS

Mahasiswa Ilmu Ekonomi IPB University

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari TORICELLY SEPTIANIS tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

sumber : shutterstock.com
zoom-in-whitePerbesar
sumber : shutterstock.com

Bank ini diresmikan pada tanggal 1 Februari 2021 yang bertepatan dengan tanggal 19 Jumadil Akhir 1442 H. Bank Syariah Indonesia merupakan hasil penggabungan dari berbagai bank, seperti BNI Syariah , BRI Syariah, dan Bank Syariah Mandiri. Harapan baru hadir dalam peningkatan perekonomian Indonesia dengan berdirinya BSI di Indonesia. Terutama saat pandemi Covid-19 yang penuh dengan situasi ketidakpastian.

Terdapat peran penting BSI bagi negara Indonesia kedepannya, yaitu:

Market Penetration Leader

Industri perbankan syariah diharapkan dapat berkembang dengan melakukan penetrasi pasar yang lebih luas dan lebih dalam. Dengan menjadi market penetaration leader, diharapkan kondisi peningkatan arus pasar perbankan syariah.

BSI Sebagai Pelaksana Nilai Keuangan Syariah

BSI diharapkan dapat mengembangkan nilai-nilai keuangan syariah dan ekonomi. Bukan hanya pada industri perbankan, tetapi juga pada seluruh sektor dalam perekonomian nasional.

Innovation Center

Untuk meningkatkan daya saing bank syariah di kancah internasional, perbaikan layanan dan inovasi diharapkan mampu hadir dari keberadaan BSI.

Pionir Perbankan Syariah

Keempat, sebagai pionir bagi perbankan syariah Indonesia. Efek domino dari berdirinya BSI tidak bisa terhindarkan di kancah industri perbankan syariah Indonesia sebagai langkah baru dalam industri perbankan syariah menciptakan persaingan yang lebih kompetitif antar bank syariah. Hadirnya Bank Syariah Indonesia yang memiliki aset lebih dari 200 triliun akan memberikan batu loncatan bagi bank syariah lain untuk mempersiapkan dan mendorong inovasi menghadapi situasi yang penuh dengan ketidakpastian.

Memperbesar Kapasitas Perbankan Syariah Indonesia di Mata Dunia

Dilansir dari The State of Global Islamic Economy (SGIE) Report 2020/2021, ekonomi syariah Indonesia menduduki peringkat 4 pada tahun 2019 setelah sebelumnya berada di peringkat 5. Dan juga pada tahun 2018 lalu ekonomi syariah Indonesia berada dalam peringkat ke 10 dunia. Jika melihat laporan tersebut ada sebuah harapan kedepan bagi perbankan syariah Indonesia masuk 3 besar dunia. Dengan aset yang besar dapat memunculkan optimisme bahwa BSI dapat dikategorikan Bank Umum Syariah (BUS) papan atas di dunia.

Berdirinya Bank Syariah Indonesia (BSI) menghadirkan harapan baru untuk Indonesia sebagai kontributor besar di bidang perbankan syariah yang berpengaruh terhadap perkembangan ekonomi syariah di seluruh negara di dunia.