Transaksi Usaha Rutan Barru Kini Didukung Layanan Digital BRI

Portal/blog ini dikelola oleh Tim Hubungan Masyarakat Rumah Tahanan Negara Kelas IIB Barru sebagai wadah publikasi resmi dan jembatan informasi kepada masyarakat umum.
·waktu baca 3 menit
Tulisan dari RUTAN KELAS IIB BARRU tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Barru – Rumah Tahanan Negara Kelas IIB Barru menerima kunjungan Pimpinan Cabang Bank Rakyat Indonesia Kabupaten Barru, Ardiansyah, Jumat, 30 Oktober 2026. Kunjungan tersebut dilakukan untuk meninjau penerapan layanan perbankan digital sekaligus melihat secara langsung perkembangan unit usaha dan produk hasil pembinaan kemandirian Warga Binaan Pemasyarakatan atau WBP.
Dalam kunjungan tersebut, Ardiansyah didampingi jajaran Rutan Barru meninjau sejumlah unit usaha yang menjadi bagian dari kegiatan pembinaan kemandirian. Beberapa unit usaha yang dikunjungi meliputi warung kopi, Wartelsuspas, serta Bimbingan Kerja atau Bimker. Peninjauan ini turut memberikan gambaran mengenai aktivitas produktif yang dikembangkan di lingkungan Rutan Barru sebagai wadah bagi WBP untuk menghasilkan berbagai produk bernilai guna dan ekonomi.
Selain melihat aktivitas unit usaha, Ardiansyah juga berkesempatan menyaksikan langsung beragam produk hasil karya WBP. Produk tersebut meliputi furnitur berupa meja dan kursi kafe, kursi Jepara, hingga perlengkapan dapur seperti cobekan dan talenan. Berbagai hasil karya tersebut dipasarkan melalui brand Gema WBP atau Galeri Marketing Warga Binaan Pemasyarakatan sebagai sarana pemasaran produk hasil pembinaan kemandirian.
Pada kesempatan yang sama, Rutan Barru memperkenalkan penerapan layanan perbankan digital dari BRI untuk mendukung kemudahan transaksi di lingkungan unit usaha. Fasilitas yang disediakan meliputi dua unit mesin Electronic Data Capture atau EDC untuk melayani transaksi non-tunai menggunakan kartu Brizzi serta dua unit layanan pembayaran melalui Quick Response Code Indonesian Standard atau QRIS.
Penerapan fasilitas tersebut menjadi salah satu upaya untuk menghadirkan kemudahan pembayaran sekaligus mendukung pemanfaatan sistem transaksi digital dalam kegiatan usaha di lingkungan Rutan Barru. Dengan tersedianya pilihan pembayaran non-tunai, aktivitas jual beli produk hasil pembinaan dapat memanfaatkan layanan perbankan digital yang telah diperkenalkan.
Sebagai bentuk dukungan sekaligus pengenalan langsung terhadap penggunaan fasilitas tersebut, Ardiansyah melakukan transaksi pembelian perdana menggunakan QRIS. Dalam transaksi itu, ia membeli satu set meja dan kursi kafe serta perlengkapan dapur berupa cobekan yang merupakan hasil karya WBP. Transaksi tersebut menjadi salah satu bentuk pemanfaatan layanan pembayaran digital dalam aktivitas unit usaha sekaligus dukungan nyata terhadap pemasaran produk hasil pembinaan.
Ardiansyah turut menyampaikan apresiasi terhadap kualitas dan kreativitas produk yang dihasilkan WBP. Ia juga menawarkan fasilitas Kredit Usaha Rakyat atau KUR sebagai salah satu bentuk dukungan perbankan untuk mendorong pengembangan usaha produktif di lingkungan Rutan Barru.
Kepala Rutan Kelas IIB Barru, Hardiman, menyampaikan terima kasih dan apresiasi kepada BRI Cabang Kabupaten Barru atas dukungan yang diberikan, khususnya dalam penerapan layanan transaksi digital dan pengembangan unit usaha hasil pembinaan kemandirian WBP.
Menurut Hardiman, dukungan dari pihak perbankan tersebut menjadi bagian penting dalam mendorong pengembangan usaha produktif sekaligus memperluas peluang pemasaran produk hasil karya WBP. Kehadiran fasilitas transaksi digital diharapkan dapat menunjang aktivitas usaha yang berjalan di lingkungan Rutan, sementara dukungan terhadap pengembangan usaha membuka peluang bagi produk WBP untuk semakin dikenal oleh masyarakat.
Melalui kunjungan ini, sinergi antara Rutan Barru dan BRI Cabang Kabupaten Barru turut diarahkan pada penguatan kegiatan usaha produktif dan pemanfaatan teknologi transaksi digital. Pengembangan unit usaha serta pemasaran produk melalui Gema WBP menjadi bagian dari upaya memberikan ruang bagi WBP untuk terus berkarya dan menghasilkan produk yang memiliki nilai ekonomi.
