Revitalisasi Sungai-Sungai Tercemar 2025: Peran Data Pemantauan Kualitas Air

Sejalan dengan kesukaannya pada dunia baca, saya juga memiliki dorongan kreatif yang kuat untuk merangkai kata-kata menjadi cerita. Saya adalah seorang pelajar di SMK N 1 Punggelan
·waktu baca 2 menit
Tulisan dari Tri Anisah tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Sungai adalah nadi kehidupan. Namun, seiring waktu, banyak sungai di Indonesia berubah menjadi aliran limbah. Pencemaran dari limbah industri, domestik, hingga pertanian merusak ekosistem air dan mengancam kesehatan masyarakat. Pada tahun 2025, revitalisasi sungai menjadi salah satu fokus penting dalam agenda lingkungan nasional. Salah satu pendekatan kuncinya? Mengandalkan data dari sistem pemantauan kualitas air salh satunya adalah Water Quality Monitoring System (WQMS) dari Mertani.
Krisis Sungai di Indonesia: Kenyataan yang Tak Bisa Dielakkan
Limbah cair tak terolah dan sedimentasi berat menjadikan sungai seperti Citarum, Musi, atau Brantas sebagai contoh nyata degradasi lingkungan. Tak hanya warna air yang berubah, kehidupan dalam air pun berangsur menghilang biota sungai juga turut mati. Menyelamatkan sungai berarti mengembalikan keseimbangan ekologis yang telah lama terganggu dan menghindari sungai sebelum terkena air limbah
Peran Penting Data Pemantauan Kualitas Air
Mengapa data penting? Karena kita tidak bisa memperbaiki sesuatu yang tidak bisa diukur. Pemantauan kualitas air memberi informasi tentang kadar pH, suhu, kandungan logam berat, oksigen terlarut, dan parameter penting lainnya. Data ini jadi dasar perencanaan restorasi.
Onlimo: Solusi Pemantauan Real-Time
Onlimo(Online Monitoring) adalah sistem pemantauan kualitas air secara terus menerus dan real-time dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK). Onlimo dipasang di sungai-sungai strategis dan terhubung ke pusat data nasional, memberikan akses informasi terbuka dan transparan.
Tahun 2025 menjadi momentum penting dalam menyelamatkan sungai-sungai Indonesia. Pemanfaatan teknologi seperti Onlimo memberi kita kekuatan untuk mengambil keputusan berbasis data. Dengan pemantauan yang terus menerus dan kolaborasi luas, revitalisasi bukanlah mimpi melainkan tujuan yang dapat kita capai bersama.
Sumber:
https://www.mertani.co.id/post/dampak-pemantauan-kualitas-air-secara-real-time-melalui-onlimo
https://www.mertani.co.id/post/peran-onlimo-klhk-dalam-pengendalian-pencemaran-dan-kerusakan-lingkungan-1
