Akselerasi Digitalisasi, UIBU Malang Latih AI dan Buat Digital Hub Guru MI Turen
Tulisan dari Tri Asih Wahyu Hartati tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan
MALANG – Dalam upaya mendorong transformasi digital pada jenjang pendidikan dasar, tim Pengabdian kepada Masyarakat dari Universitas Insan Budi Utomo (UIBU) Malang menggelar program pemberdayaan berbasis teknologi Artificial Intelligence (AI) bagi Kelompok Kerja Kepala Madrasah Ibtidaiyah (K3MI) Kecamatan Turen, Kabupaten Malang.
Kegiatan yang bertajuk "Pemberdayaan K3MI dalam Penguatan Ekosistem Digital: Pelatihan Tools AI untuk Inovasi Pedagogik Guru dan Modernisasi Administrasi Tenaga Kependidikan MI Se-Kecamatan Turen Kab. Malang" ini hadir untuk menjawab tantangan beratnya beban administrasi sekolah serta pentingnya inovasi pengajaran interaktif di era digital. Program ini diinisiasi oleh tim dosen UIBU, yakni Dr. Ahmad Lani, M.Kes dan Dr. Yulia Eka Yanti, M.Pd, dengan dukungan pendanaan penuh dari Direktorat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat, Direktorat Jenderal Riset dan Pengembangan, Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemdiktisaintek) melalui skema hibah BIMA.

Ketua Tim Pengabdian, Dr. Ahmad Lani, M.Kes, menyampaikan bahwa pelaksanaan program ini menggunakan metode Participatory Action Research (PAR). Pendekatan ini terdiri dari lima tahapan yang terencana secara sistematis:
1. Sosialisasi: Penyampaian arah dan orientasi program digitalisasi kepada komunitas madrasah.
2. Pelatihan hands-on: Praktik langsung penggunaan berbagai perangkat AI dalam pembelajaran dan manajemen.
3. Penerapan teknologi: Pengaplikasian alat AI secara riil untuk penyusunan perangkat ajar serta dokumen sekolah.
4. Pendampingan intensif: Pembimbingan berkala secara on-site maupun online selama dua bulan.
5. Strategi keberlanjutan: Pembentukan sistem kemandirian digital di tiap madrasah.
Melalui sesi pelatihan interaktif, para pendidik diajak memanfaatkan aplikasi kecerdasan buatan seperti Gemini AI, MagicSchool.ai, dan Canva Pro. Hasilnya menunjukkan peningkatan efisiensi kerja yang nyata; durasi penyusunan modul ajar yang umumnya memerlukan waktu 4 hingga 6 jam kini dapat diselesaikan dalam waktu kurang dari 1 jam.
Di sisi lain, tenaga kependidikan (tendik) mendapatkan pembekalan Administrative Intelligence guna mempercepat pembuatan draf Standar Operasional Prosedur (SOP), persuratan resmi, hingga pengelolaan data madrasah dengan tingkat akurasi mencapai 90 persen.
Guna memperkuat jaringan kolaborasi antar-sekolah, tim pengabdian UIBU meluncurkan portal terpadu berbasis Google Sites bernama K3MI Turen Digital Hub. Platform ini berfungsi sebagai pusat penyimpanan digital dan ruang berbagi karya antar 22 MI swasta di wilayah Kecamatan Turen. Melalui portal ini, draf modul ajar berbasis AI, draf dokumen administrasi, serta media pembelajaran interaktif yang dihasilkan peserta dapat diakses dan dimanfaatkan secara terbuka.
Ketua K3MI Kecamatan Turen, Moh. Imron, S.Pd, menyambut hangat dan mengapresiasi tinggi inisiatif ini. Menurutnya, kolaborasi ini membawa angin segar dalam meningkatkan literasi digital para pendidik, memunculkan rasa percaya diri guru dalam memanfaatkan teknologi modern, serta mewujudkan administrasi sekolah yang lebih rapi dan transparan.
Agar dampak positif program terus berlanjut secara mandiri, tim UIBU membentuk kader khusus bertajuk "AI Champion" di setiap madrasah anggota K3MI Turen. Masing-masing madrasah mengutus satu guru dan satu tenaga kependidikan untuk dibina secara mendalam menjadi mentor sebaya (peer mentor) bagi rekan-rekannya.
Dengan dukungan pendampingan intensif selama dua bulan baik secara luring maupun daring, ekosistem digital di lingkungan Madrasah Ibtidaiyah se-Kecamatan Turen optimistis dapat terus berkembang secara mandiri dan berkelanjutan.
Link video kegiatan: https://www.youtube.com/watch?v=K9aQZESbPu4

