Swedish Institute Scholarship: Beasiswa Full ke Swedia yang Masih Sepi Peminat

Instructor, Coach, Writer, Consultant of Productivity. Civil servant at Jakarta Productivity Development Center (Pusat Pengembangan Produktivitas Daerah Provinsi DKI Jakarta).
·waktu baca 5 menit
Tulisan dari Tri Cahyo Wibowo tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Beasiswa LPDP (Lembaga Pengelola Dana Pendidikan) milik Pemerintah Indonesia tentu sudah sangat dikenal di kalangan anak muda Indonesia, baik yang berkiprah di ranah publik maupun swasta. Beasiswa LPDP dikenal memberikan fasilitas yang cukup banyak bagi awardee (penerima beasiswa) dan memiliki ketentuan penting bahwa awardee LPDP diwajibkan pulang mengabdi ke Indonesia selama 2 (dua) kali masa studi. Hal ini menjadi wajar karena para awardee berkuliah menggunakan dana yang berasal dari pajak rakyat Indonesia.
Di sisi lain, ada banyak beasiswa yang tersedia di luar sana yang memfasilitasi seseorang untuk melanjutkan kuliah, terutama ke luar negeri. Salah satu yang akan dibahas dalam tulisan ini adalah Swedish Institute Scholarship (si.se). Sesuai namanya, karena beasiswa ini disponsori oleh Swedish Institute, yang merupakan sebuah lembaga publik di bawah koordinasi Pemerintah Swedia, maka beasiswa ini dikhususkan bagi mereka yang ingin melanjutkan kuliah jenjang master ke kampus-kampus tertentu di Swedia. Beasiswa SI sendiri terbagi menjadi 2 (dua) jenis, yaitu Swedish Institute Scholarship for Global Professional (SISGP) dan Swedish Institute Scholarship for Pioneering Women in STEM (SISPWIS). Perbedaan mendasar antara kedua beasiswa ini dapat dilihat pada website di atas.
Siapa Saja yang Layak (Eligible) Mendaftar?
Beasiswa dari Swedish Institute (SI) memang bersifat global, tapi tidak untuk semua orang. Beasiswa SISGP ini hanya diperuntukkan bagi mereka yang berwarga negara sebagai berikut: Armenia, Azerbaijan, Bangladesh, Belarusia, Bolivia, Brazil, Kolombia, Ekuador, Mesir, Ethiopia, Georgia, Guatemala, Indonesia, Irak, Jordan, Kenya, Liberia, Malaysia, Mexico, Moldova, Maroko, Nigeria, Peru, Filipina, Rwanda, Senegal, Afrika Selatan, Tanzania, Thailand, Uganda, Ukraina, Uzbekistan, Vietnam, dan Zambia. Di sisi lain, untuk beasiswa SISPWIS yang layak mendaftar adalah para perempuan dengan kewarganegaraan dari Bangladesh, Indonesia, Kenya, Malaysia, Nigeria, Filipina, Rwanda, Afrika Selatan, Thailand, dan Vietnam. Beruntungnya, selalu ada Indonesia!
Setelah mengetahui bahwa kita merupakan salah satu yang layak mendaftar pada beasiswa ini, selanjutnya apa? Di website resmi (si.se), SI menyampaikan bahwa mereka mencari talenta-talenta global untuk bisa mengenyam pendidikan dan melakukan penelitian di universitas-universitas bertaraf dunia di Swedia pada bidang governance (tata kelola), public health (kesehatan masyarakat), entrepreneurship & innovation (kewirausahaan dan inovasi), dan STEM (science, technology, engineering, and mathematics). Di sisi lain, SI menyiapkan sebuah platform jejaring global bagi awardee SI — SI Network for Global Professionals — untuk membekali mereka yang notabene adalah para pemimpin/calon pemimpin muda yang akan membawa dunia ke arah yang lebih berkelanjutan dan berkeadilan.
Menariknya, beasiswa SI ini tidak membatasi usia pendaftar dan tidak melarang seseorang untuk kuliah master kedua kalinya. Jadi, kesempatan sangat terbuka luas untuk siapa pun yang memang tertarik untuk bisa berkuliah di universitas-universitas terkemuka di Swedia.
Proses Pendaftaran
Tahapan dalam mendaftar beasiswa SI ini sangat cepat dan rapi. Pertama, kita perlu mendaftar program terlebih dahulu melalui pendaftaran terpusat di University Admission di Swedia melalui https://www.universityadmissions.se. Jika ingin mendaftar beasiswa SI, maka kita perlu mendaftar kuliah untuk semester musim gugur yang biasanya dibuka pada tanggal 16 Oktober dan ditutup pada tanggal 15 Januari. Waktu 3 (tiga) bulan ini sudah sangat cukup untuk mendaftar di kampus Swedia.
Melalui website itu, pendaftar akan diizinkan untuk memilih hingga 4 (empat) program master, baik di kampus yang sama maupun di kampus yang berbeda. Setelahnya, pendaftar akan diminta untuk mengurutkan program mana yang menjadi prioritas di urutan pertama, kedua, hingga keempat. Hal yang perlu diingat: pendaftar perlu mengecek program-program mana yang layak untuk disponsori oleh beasiswa SI untuk tahun ajaran 2026/2027, yang dapat diakses di: https://si.se/app/uploads/2025/11/eligible-master-programmes-si-sgp-2026_2027-tillganglighetsanpassad.pdf.
Saat mendaftar program-program tersebut, perlu diperhatikan dokumen-dokumen pendukung yang diminta oleh masing-masing program. Dokumen wajib yang pasti harus diunggah antara lain adalah: paspor, ijazah S1, transkrip nilai S1, dan bukti kemahiran berbahasa Inggris. Ketentuan lebih lengkap dapat diakses di: https://www.universityadmissions.se/en/apply-to-masters/provide-application-documents-masters/country-instructions/indonesia/. Salah satu hal yang menarik adalah jangan mengunggah dokumen yang tidak diminta karena selain tidak berguna, juga tidak akan memengaruhi penilaian seleksi.
Langkah selanjutnya, usai menuntaskan pemilihan program studi, pendaftar yang berasal dari luar wilayah Eropa (non-EU/EEA/Swiss) akan diwajibkan untuk melunasi biaya pendaftaran (application fee) senilai SEK 900 (Swedish Kronor). Ketentuan lebih lanjut mengenai biaya pendaftaran dapat diakses di: https://www.universityadmissions.se/en/fees-scholarships-residence-permit/. Jika biaya pendaftaran sudah dibayarkan, maka panitia seleksi akan mulai menyeleksi aplikasi pendaftar. Pada tahap ini, pendaftar hanya tinggal menunggu hingga tanggal pengumuman.
Mendaftar Beasiswa SI
Sementara proses seleksi program master sedang berlangsung, berikutnya adalah mendaftar beasiswa SI di website https://apply-scholarships.si.se/. Waktu pendaftaran sangat pendek, yaitu hanya berkisar dari tanggal 9 hingga 25 Februari. Menariknya, beasiswa SI ini hanya berupa seleksi “administratif”; tidak ada wawancara sama sekali, sehingga pengisian setiap dokumen harus dilakukan dengan sangat baik, teliti, dan efisien, sesuai persyaratan yang telah dibuat oleh SI. Saran dari penulis: sebaiknya persiapkan dokumen-dokumen ini jauh-jauh hari, sehingga saat sudah waktu pendaftaran beasiswa, cukup hanya mengunggah dokumennya saja, tidak lagi sibuk membuat dokumennya. Penulis sendiri mempersiapkan diri untuk mendaftar beasiswa ini selama kurang lebih 1 (satu) tahun.
Dokumen-dokumen yang perlu disiapkan antara lain adalah: bukti pengalaman kerja (work experience) dan pengalaman memimpin (leadership experience). SI meminta pengalaman bekerja minimal 3000 jam (kurang lebih 1 tahun 5 bulan untuk pekerjaan penuh waktu). Sedangkan untuk pengalaman memimpin tidak ada batas waktu minimal, hanya saja SI akan lebih memprioritaskan pendaftar dengan pengalaman yang lebih panjang. Dokumen bukti pengalaman kerja dan kepemimpinan ini ada formatnya tersendiri yang perlu diunduh dari website resmi SI.
Saran penulis dalam membuat dokumen ini adalah bahwa pendaftar harus bisa menunjukkan dampak nyata dari apa yang telah ia lakukan selama ini, membuktikan kemampuan berpikir kritis, berjejaring, dan kepemimpinan seseorang, mampu menjelaskan alasan mengapa ia memilih Swedia untuk melanjutkan kuliah, serta memiliki visi yang nyata setelah menyelesaikan pendidikannya. Ingin berdiskusi lebih lanjut terkait beasiswa ini? Silakan hubungi media sosial penulis, ya! Googling saja nama penulis dan kita bisa terhubung baik melalui LinkedIn, Instagram, maupun Facebook 🙂. Lycka till!
