Konten dari Pengguna

Mahasiswa KKN UNDIP Terapkan "Good Storage Practice" di Wisata ARUS Rowoboni

Tri Kusuma

Tri Kusuma

Mahasiswa S1 Peternakan UNDIP

·waktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Tri Kusuma tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) dari Universitas Diponegoro (UNDIP) melaksanakan program edukasi dan sosialisasi mengenai penerapan Good Storage Practice (GSP) bahan pangan hewani kepada pelaku usaha foodcourt di kawasan Wisata ARUS Rowoboni, yang terletak di kawasan Rawa Pening, Kabupaten Semarang. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman pelaku usaha mengenai pentingnya penyimpanan bahan pangan hewani yang baik dan benar guna menjaga kualitas serta keamanan pangan yang disajikan kepada wisatawan.

Bahan pangan hewani seperti daging, telur, dan susu merupakan bahan yang mudah mengalami kerusakan apabila tidak disimpan dengan baik. Penyimpanan yang tidak tepat dapat menyebabkan penurunan kualitas, pertumbuhan mikroorganisme, hingga meningkatkan risiko kontaminasi pangan. Oleh karena itu, penerapan Good Storage Practice menjadi hal penting bagi pelaku usaha kuliner, khususnya di kawasan wisata yang banyak dikunjungi masyarakat.

Melalui program ini, mahasiswa KKN UNDIP memberikan sosialisasi mengenai prinsip dasar penyimpanan bahan pangan hewani yang baik. Materi yang disampaikan meliputi cara penyimpanan bahan pangan pada suhu yang sesuai, pemisahan bahan mentah dan bahan siap konsumsi, penggunaan wadah penyimpanan yang higienis, serta pentingnya menjaga kebersihan area penyimpanan. Selain itu, mahasiswa juga membagikan buku panduan sederhana agar pelaku usaha dapat menerapkan praktik penyimpanan yang benar secara berkelanjutan.

Wisata ARUS Rowoboni

Kegiatan ini disambut positif oleh para pelaku usaha foodcourt di Wisata ARUS Rowoboni. Mereka merasa mendapatkan pengetahuan baru mengenai cara menjaga kualitas bahan pangan sehingga makanan yang disajikan tetap aman dan layak konsumsi. Dengan penerapan praktik penyimpanan yang baik, diharapkan kualitas produk kuliner di kawasan wisata tersebut dapat semakin meningkat.

Dalam program ini juga disusun modul panduan Good Storage Practice yang digunakan sebagai bahan edukasi bagi pelaku usaha foodcourt. Modul tersebut disusun oleh mahasiswa Peternakan UNDIP, Tri Kusuma Rahmadhan, yang berisi penjelasan praktis mengenai cara penyimpanan bahan pangan hewani yang aman, higienis, dan sesuai standar. Kehadiran modul ini diharapkan dapat membantu pelaku usaha dalam memahami serta menerapkan praktik penyimpanan yang baik dalam kegiatan usahanya sehari-hari.

Modul Panduan "GOOD STORAGE PRACTICE"

Program ini juga menjadi salah satu bentuk kontribusi mahasiswa UNDIP dalam mendukung pengembangan Wisata ARUS Rowoboni sebagai destinasi wisata yang tidak hanya menarik, tetapi juga memperhatikan aspek keamanan dan kualitas pangan. Melalui edukasi dan pendampingan yang dilakukan, mahasiswa berharap pelaku usaha dapat terus menerapkan prinsip Good Storage Practice dalam kegiatan usahanya.

Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan kesadaran pelaku usaha terhadap pentingnya penyimpanan bahan pangan hewani yang baik semakin meningkat. Hal ini diharapkan dapat mendukung terciptanya lingkungan usaha kuliner yang higienis, aman, dan berkualitas, sehingga mampu meningkatkan kepercayaan wisatawan yang berkunjung ke Wisata ARUS Rowoboni.