2 Cara Biar Pasang Materai Ngga Pake Ludah

Hello, Fellas! Semoga tulisan ini memberi manfaat bagi siapapun yang membacanya. Kalo belum? Coba lagi lain kali :)
Tulisan dari Informasi Sofi tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Gambar: Perangko Sebagai Ilustrasi | www.pexels.com by Bich Tran
Kebutuhan materai sebagai benda berkekuatan hukum membuat banyak orang membutuhkan benda tersebut sebelum ditandatangani perjanjian beberapa belah pihak. Biasanya materai banyak digunakan dalam menyelesaikan urusan keuangan.
Materai kerap digunakan dalam urusan serius lainnya, seperti untuk melanjutkan pendidikan. Orang harus menandatangani perjanjian sebagai jaminan menyelesaikan masa studi tepat waktu.
Untuk urusan lainnya, materai digunakan dalam sejumlah kesepakatan damai. Misalnya saat seorang haters menyerang public figure. Kasus ini belum lama diungkap oleh Syahrini. Seorang haters menyerangnya dengan waktu berkelanjutan.
Hal tersebut membuat Syahrini terusik dan memperingatkan hukuman penjara kepada haters bersangkutan. Namun, peringatan tersebut tidak digubris sehingga berbuntut panjang ke ranah hukum.
Kasus tersebut berakhir dengan ditandatanganinya sejumlah kesepakatan atas nama hukum. Kesepakatan tersebut Syahrini nyatakan selesai setelah ditandatangani di atas materai. Syahrini mengaku merasa kasihan karena haters tersebut merupakan orang tidak mampu.
Itulah mengapa ketersediaan materai harus selalu dimiliki oleh orang-orang yang sering berurusan dengan masalah serius. Saking pentingnya materai sampai-sampai orang menempelkan dengan terburu-buru.
Yang paling sering dilakukan adalah menempelkan materai menggunakan ludah. Bagi sebagian orang hal tersebut tidak masalah, tetapi untuk sebagian lainnya itu merupakan hal yang cukup menjijikan. Karenanya ini dia 2 cara agar materai bisa terpasang tanpa menggunakan ludah.
Pake lem kertas
Mungkin untuk sebagian orang membawa-bawa lem kertas merupakan suatu kebiasaan merepotkan. Namun, lem kertas tidak melulu ada dalam bentuk cair. Bawa saja lem stik yang bisa diselipkan di dalam wadah alat tulis.
Air mineral
Kebanyakan orang sudah tahu kalau bagian belakang materai sudah mengandung lem kering. Sehingga untuk menggunakannya orang tinggal membasahi bagian belakang sebelum menempelkannya ke atas kertas.
Inilah yang membuat banyak orang memilih untuk membasahi materai dengan ludah. Tetapi hanya untuk waktu tertentu, misalnya pada kondisi darurat. Karena masih banyak orang yang memilih membasahi materai cukup dengan air biasa.
Kalau memang kesulitan menemukan air karena harus antri di toliet, gunakan saja air minum. Toh hanya beberapa tetes yang dibutuhkan untuk menempelkan sebuah materai.
