Konten dari Pengguna

Mahasiswa KKN Terapkan Program KTR di Padukuhan Temanggung, Gunungkidul

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari KKN REGULER 027 UMY tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Reguler 027 Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY) melaksanakan program penerapan Kawasan Tanpa Asap Rokok (KTR) di Padukuhan Temanggung, Kabupaten Gunungkidul, Daerah Istimewa Yogyakarta. Program ini merupakan salah satu upaya mahasiswa dalam mendukung terciptanya lingkungan permukiman yang sehat dan nyaman bagi seluruh lapisan masyarakat.

Striker Kawasan Tanpa Asap Rokok, Progam Kerja KKN Reguler 027
zoom-in-whitePerbesar
Striker Kawasan Tanpa Asap Rokok, Progam Kerja KKN Reguler 027

Penerapan program KTR dilakukan melalui kegiatan pembagian serta penempelan stiker Kawasan Tanpa Asap Rokok yang menjangkau seluruh wilayah Padukuhan Temanggang, yang terdiri dari tujuh Rukun Tetangga (RT). Stiker ditempelkan di rumah warga dan beberapa titik strategis yang sering digunakan untuk aktivitas bersama, sehingga pesan pembatasan aktivitas merokok di area tertentu dapat tersampaikan secara jelas.

Mahasiswa KKN Reguler 027 UMY melakukan penempelan stiker Kawasan Tanpa Asap Rokok di rumah warga Padukuhan Temanggung, Gunungkidul.

Program ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai dampak asap rokok terhadap kesehatan. Paparan asap rokok tidak hanya berdampak bagi perokok aktif, tetapi juga berisiko bagi perokok pasif, terutama anak-anak, lansia, dan ibu hamil. Kehadiran stiker KTR diharapkan dapat menjadi pengingat visual yang mendorong masyarakat untuk lebih menjaga kualitas udara di lingkungan tempat tinggal.

Salah satu mahasiswa KKN Reguler 027 UMY menyampaikan bahwa program ini dirancang sebagai langkah edukatif yang sederhana namun berkelanjutan. “Melalui penempelan stiker KTR, kami berharap masyarakat dapat lebih sadar untuk tidak merokok di ruang bersama dan mulai membiasakan perilaku hidup sehat dari lingkungan terdekat,” ujarnya.

Dalam pelaksanaannya, mahasiswa KKN terlebih dahulu berkomunikasi dengan warga sebelum melakukan penempelan stiker. Pendekatan ini dilakukan agar masyarakat memahami tujuan program serta merasa dilibatkan dalam penerapan Kawasan Tanpa Asap Rokok di wilayahnya. Dukungan dan keterbukaan warga menjadi faktor penting dalam kelancaran kegiatan ini.

Program Kawasan Tanpa Asap Rokok ini sejalan dengan upaya promotif dan preventif di bidang kesehatan masyarakat. Melalui media stiker yang informatif dan mudah dipahami, mahasiswa berharap pesan kesehatan dapat tersampaikan secara efektif dan memberikan dampak positif dalam jangka panjang.

Melalui kegiatan ini, mahasiswa KKN Reguler 027 Universitas Muhammadiyah Yogyakarta berharap masyarakat Padukuhan Temanggung dapat berperan aktif dalam menjaga lingkungan yang bersih, sehat, dan bebas dari asap rokok. Program ini sekaligus menjadi wujud nyata peran mahasiswa sebagai agen perubahan sosial yang hadir dan berkontribusi langsung di tengah masyarakat.