Ada Kokain dan Ketamine di Udang, Kok Bisa?
Tulisan dari Trubus ID tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan
Trubus.id -- Para peneliti dari King's College London yang bekerja sama dengan University of Suffolk di Inggris, mengambil sampel dari 15 lokasi di seluruh wilayah pertanian Suffolk.
Hasilnya, para peneliti menemukan kokain di semua sampel udang yang diuji. Tidak hanya kokain, peneliti juga menemukan ketamine, obat penghilang rasa sakit, di udang tersebut.
"Kami tidak tahu apakan penemuan ini menimbulkan masalah bagi warga di Suffolk atau tidak. Perlu penelitian lebih lanjut untuk mengetahui dampak dari ditemukannya kokain dan ketamine di udang," kata Nic Bury dari University of Suffolk.
Baca Lainnya : Udang Vaname, Si Putih Asal Panama yang Bernilai Ekonomi Tinggi
Studi yang dipublikasikan di Environment International pada Rabu (1/5) mengamati berbagai tingkat polutan mikro pada udang air tawar.
"Kokain ditemukan di semua sampel yang diuji. Dan, dan obat-obatan terlarang lainnya seperti ketamine dan pestisida, juga ditemukan pada tubuh udang," jelas Nic.
Baca Lainnya : Ngeri, Saat Santai di Pantai Pria Ini Diserbu Ribuan Udang Berbahaya
Peneliti utama, Thomas Miller dari King's College London mengatakan bahwa kandungan kokain dan ketamine yang ditemukan pada tubuh udang memiliki konsentrasi rendah. Namun, senyawa tersebut tetap berisiko bagi satwa liar yang memakan udang tawar mengandung bahan berbahaya.
"Penemuan ini sangat mengejutkan. Agak masuk akal jika ditemukan di daerah perkotaan seperti London. Namun, ditemukan di daerah pedesaan yang kecil," ujarnya. [DF]

