Autoimun Sangat Berbahaya, Sudahkah Kamu Periksa?

Media online kekinian yang menyajikan informasi seputar gaya hidup hijau yang ramah lingkungan dan peristiwa terkait alam, lingkungan, sosial, serta pemberdayaan masyarakat untuk bumi kita yang lebih hijau dan lestari
Tulisan dari Trubus ID tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan
Trubus.id -- Pengidap autoimun memiliki sistem imun yang buruk. Seharusnya imun di dalam tubuh berfungsi melindungi tubuh atau sebagai antibodi, tapi seseorang yang terserang autoimun justru imun yang ada di dalam tubuh menyerang berbagai organ di dalam tubuh.
Antibodi/sel kekebalan merupakan protein yang di sebabkan tubuh ketika ada benda asing masuk ke dalam tubuh. Auto antibodi akan terjadi bila antibodi salah dalam mengenali protein alami dalam tubuh kita yang dianggapnya sebagai benda asing. Jika ini terjadi, sel-sel tubuh sendiri yang akan diserang.
Baca Lainnya: 5 Tanda Kamu Kekurangan Vitamin D
Dikatakan Dr. dr. Iris Rengganis SpPD K-AI, FINASIM, sampai saat ini, penyakit autoimun belum diketahui penyebabnya. Tapi ia menjelaskan sejumlah faktor penyebab autoimun bisa dikarenakan akibat kurangnya vitamin D, faktor lingkungan, konsumsi obat-obatan, tingkat stress yang tinggi, hingga faktor genetik.
"Seseorang yang terserang autoimun hampir seluruhnya menyerang organ tubuh," kata Iris saat ditemui di Kalbis Intitut, Pulo Mas, Jakarta Timur, Senin (24/9) dalam seminar "Autoimun, Teman Hidupmu.
Baca Lainnya: Selain Vitamin D, Ini Manfaat Energi Matahari untuk Tubuh
Lebih lanjut Dr. Iris mengungkapkan, penyakit autoimun lebih banyak menyerang perempuan ketimbang laki-laki. "Perbandingannya 8 banding 1," sambungnya.
"Penyakit autoimun tidak bisa disembuhkan tapi bisa dikendalikan," ungkapnya. [KW]
