Bukan Bambu atau Baja, Sekarang Ada Sedotan Alami dari Batang Kangkung

Media online kekinian yang menyajikan informasi seputar gaya hidup hijau yang ramah lingkungan dan peristiwa terkait alam, lingkungan, sosial, serta pemberdayaan masyarakat untuk bumi kita yang lebih hijau dan lestari
Tulisan dari Trubus ID tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan
Trubus.id -- Semakin banyak orang yang sadar akan pelestarian lingkungan, salah satunya dengan cara mengurangi penggunaan plastik. Sebuah restoran di Bangkok, Thailand mengganti sedotan plastik dengan sedotan alami yang berasal dari batang kangkung berukuran besar.
Restoran bernama Broccoli Revolution ini merupakan restoran spesialis vegetarian yang mulai menghentikan penggunaan sedotan plastik sejak bulan Mei. Mereka beralih pada batang kangkung China yang memiliki rongga alami seperti bentuk sedotan.
Mirip seperti bentuk sedotan, batang kangkung juga memiliki rongga dengan diameter 1-1,5 cm. Tekstur batangnya juga kuat dan keras sehingga bisa digunakan untuk menyeruput berbagai minuman termasuk smoothie.
Selain bisa jadi sedotan, batang kangkung ini juga bisa dimakan loh setelah minuman habis. Teksturnya crunchy!
Baca Lainnya : Silikon, Alternatif Pengganti Sedotan Plastik yang Paling Aman
Setiap harinya restoran ini membeli kangkung China di pasar dan mencucinya sebelum disuguhkan jadi sedotan. Harganya tak murah, sebatang sedotan alami ini setidaknya dibanderol 3 bath (Rp 1.300). Kalau dibandingkan, harganya memang lebih dari 10 kali lipat harga sebatang sedotan plastik.
Manager restoran, Krongkan Pienpanich menjelaskan pihak restoran memilih menggunakan sedotan kangkung ini karena tak ingin menambah sampah. Restoran ini juga menjual sedotan dari bambu atau baja tahan karat yang dapat digunakan kembali, harganya 25-60 baht (Rp 11 ribu - 27 ribu).
Merujuk pada studi tahun 2010 dalam Jurnal Science AS, Thailand menghasilkan sampah plastik sebanyak 2 juta ton per tahun yang membuatnya berada di peringkat keenam dunia sebagai penghasil sampah plastik terbesar.
Bisa jadi, restoran ini mungkin jadi salah satu yang akan memulai gerakan mengurangi penggunaan plastik di sana. Kampanye ini juga digalakkan lewat postingan instagram Brocolli Revolution.
Good move!
