Konten dari Pengguna

Geger, Pria Ini Pelihara Kucing Raksasa Hasil Persilangan Harimau dan Singa

Trubus ID

Trubus ID

Media online kekinian yang menyajikan informasi seputar gaya hidup hijau yang ramah lingkungan dan peristiwa terkait alam, lingkungan, sosial, serta pemberdayaan masyarakat untuk bumi kita yang lebih hijau dan lestari

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Trubus ID tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Trubus.id -- Belum lama ini, jagad dunia maya digemparkan dengan sebuah unggahan di media sosial. Seorang pengguna Instagram bernama Kody Antle memposting video dirinya sedang berjalan dengan seekor binatang besar yang mirip dengan harimau, namun mirip juga dengan singa. Pemilik akun @kodyantle itu menyebut, binatang itu adalah seekor liger atau lion tiger. Kucing besar hibdrid hasil persilangan antara singa jantan dan harimau betina.

Doc, Kody dan Ranjani bersama liger peliharaan mereka. (Foto: BigKitty.org)

Kucing besar yang ia berinama Odin itu disebutnya sudah berusia 6 tahun. Dengan santainya ia berjalan lambat di halaman di Myrtle Beach Safari bersama Kody, yang tampaknya tidak takut pada pemangsa yang perkasa itu. Sebaliknya, Kody nampak dengan bahagianya menggosok-gosok tubuh Odin seolah-olah kucing raksasa yang memiliki berat lebih dari 400 kg itu hanyalah hewan peliharaan kecil yang tidak berbahaya.

Kody menyebut, Odin adalah sepupu Hercules, liger yang lebih muda yang pernah menyabet sebagai liger terbesar di dunia.

Saat ditelusuri dari pencarian di dunia maya diketahui, Liger merupakan hasil temuan para ilmuan yang menggabungkan 2 spesies kucing besar di dunia yaitu harimau dan singa. Selain liger, peneliti juga muncul dengan hewan hibrid serupa yang diberi nama tigon atau tiger lion.

Perbedaan antara liger dan tigon?

~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~End Page~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~

Liger merupakan kucing besar yang terbesar di antara semuanya. Ia muncul bukan secara alami di alam liar. Liger sendiri merupakan hasil persilangan antara singa jantan dan harimau betina.

Perbedaan liger betina dan jantan. (Foto: wikipedia)

Ciri fisik liger yang pertama adalah kulitnya yang memiliki bintik dan garis pudar seperti harimau. Namun warna kulit tubuhnya sedikit kuning kecokeletan, mirip dengan singa. Uniknya, liger juga memiliki surai tipis yang diwariskan dari ayahnya. 

Namun yang paling membedakan dari segi fisik adalah ukuran tubuhnya. Liger diketahui bisa tumbuh hingga leih dari 400 kg. Liger juga mewarisi sifat ibunya yang suka berenang, tidak seperti singa yang takut air. Namun dalam hal bergaul, liger lebih mirip ayahnya yang suka bersosialisasi. Padahal di alam liar, harimau suka menyendiri loh.

Berbeda dengan liger, Tigon memiliki bentuk tubuh lebih kecil. Tigon sendiri merupakan hasil silangan harimau jantan dan singa betina. Dibandingkan liger, ada lebih sedikit jumlah tigon yang dikembangbiakkan oleh ilmuwan.

Seekor tigon hasil persilangan harimau jantan dengan singa betina. (Foto:ligerworld.com)

Tigon sendiri secara fisik lebih terlihat mirip dengan ayahnya, si harimau. Kulit tubuhnya memiliki bintik dan garis-garis, serta berwarna oranye. Namun di bagian perutnya, kulitnya berwarna sedikit putih.

Mirip dengan liger, tigon juga bisa mengeluarkan suara kedua orang tuanya. Tigon bisa mengaum seperti singa dan menggeram seperti harimau.

Tigon ini juga suka berenang seperti ayahnya dan juga suka bersosialisasi seperti ibunya. Jadi, kalau dilihat-lihat, sebenarnya antara liger dan tigon lebih dibedakan oleh ciri fisiknya saja. Kemudian, jenis persilangan nya juga dibedakan antara ayah dan ibunya. Sementara sifat dan perilaku liger dan tigon hampir mirip. [RN]