Harga Gabah Kering Giling di Siantar Narumonda Jadi yang Tertinggi di Sumut

Media online kekinian yang menyajikan informasi seputar gaya hidup hijau yang ramah lingkungan dan peristiwa terkait alam, lingkungan, sosial, serta pemberdayaan masyarakat untuk bumi kita yang lebih hijau dan lestari
Tulisan dari Trubus ID tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan
Trubus.id -- Harga gabah kering giling (GKG) di Kecamatan Siantar Narumonda, Kabupaten Toba Samosir, tertinggi di Sumatra Utara pada Februari 2019. Satu kilogram GKG di Siantar Narumonda mencapai Rp6.454. Sementara diLubuk Pakam, Deli Serdang, harganya mencapai Rp4.955 per kilogram.
"Lebih tinggi dari harga penetapan pemerintah (HPP) di tingkat penggilingan dan petani,” kata Kepala Bidang Statistik Distribusi Badan Pusat Statistik Sumatra Utara (BPS Sumut), Bismark SP Sitinjak, Sabtu (23/3).
Baca Lainnya : Petani Gabah Kering Serdang Bedagai Raup Untung Besar
Menurutnya, HPP di tingkat penggilingan senilai Rp4.600 dan Rp3.700 per kilogram di tingkat petani. Sementara harga gabah kering panen (GKP) tertinggi di Bandar Khalipah dan Serdang Bedagai, dengan harga Rp5.500 per kilogram.
“Yang terendah ada di Kecamatan Tanah Jawa, Simalungun,” ujarnya.
BPS Sumut juga mencatat harga gabah kualitas rendah (GKR) di Kecamatan Batang Angkola, Tapanuli Selatan senilai Rp4.750 per kilogram. Harga GKR terendah ada di Sei Bingai, Langkat, yang hanya Rp4.100 kilogram.
Baca Lainnya : Petani Senang, Harga Gabah Naik Selama Tiga Bulan Terakhir
GKG, GKP dan GKR memiliki perbedaan pada kadar air (KA) dan kadar hampa (KH).
“Untuk KA dan KH pada GKP sebesar 11,93 persen dan 2,30%,;GKP sebesar 20,92 persen dan 5,49 persen serta GKR sebesar 28,01 persen dan 4,91 persen,” ucap Bismark.
~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~End Page~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~
Sementara itu, petani di Desa Pematang Tatal, Kecamatan Perbaungan, Serdang Bedagai, mengatakan jika panen raya sudah dilakukan pada akhir Desember 2018 hingga pertengahan Januari 2019.
“Saya tidak ingat harga GKG dan GKR. Saya hanya ingat harga GKP yang saat itu mencapai Rp5.000 per kilogram. Harga ini lebih tinggi jika dibandingkan tahun lalu pada periode yang sama, berkisar Rp4.800 per kilogram,” kata Ngadirin, petani.
Baca Lainnya : BPS: Harga Gabah Kering Panen Naik, Kesejahteraan Petani Semakin Membaik
Sekadar informasi, pada tahun 2015 lalu, telah diterbitkan Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 5 tentang pembelian harga gabah dan beras petani. Dalam Inpres ditetapkan harga pembelian gabah Bulog dari petani sebesar Rp3.700 per kilogram dan harga beras Rp7.300 per kilogram.
Kepala Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura Sumut, M Azhar Harahap, mengatakan jika di tingkat petani, harga gabah dan beras selalu di atas HPP. Sebenarnya, HPP bertujuan untuk melindungi petani ketika harga gabah atau beras anjlok.
“Di Sumut, harga gabah dan beras di tingkat petani di atas HPP dalam kurun waktu tiga tahun terakhir. Ini terjadi karena panen padi di Sumut tidak pernah serentak,” ucap Azhar. [DF]
