Kecanduan Opium, Burung Beo Rusak Tanaman Petani di India

Media online kekinian yang menyajikan informasi seputar gaya hidup hijau yang ramah lingkungan dan peristiwa terkait alam, lingkungan, sosial, serta pemberdayaan masyarakat untuk bumi kita yang lebih hijau dan lestari
Tulisan dari Trubus ID tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan
Trubus.id -- Keberadaan burung beo yang kecanduan opium mulai meresahkan para petani di India dengan merusak tanaman mereka. Para petani opium di Negara Bagian Madhya Pradesh mengatakan, selain musim dengan curah hujan yang tidak merata, burung beo juga sangat memengaruhi hasil panen mereka.
Penduduk sekitar mengungkapkan, usaha untuk mengusir burung dengan menggunakan pengeras suara pengaruhanya tidak signifikan, sementara itu pemerintah setempat juga dinilai tidak membantu.
Para petani menuturkan bahwa beo pecandu opium itu bisa menyebabkan mereka mengalami kerugian besar. Sebelumnya, para petani terssebut memasok tanaman tersebut ke sejumlah perusahaan obat dan memiliki izin menanamnya.
Dilansir dari India Today, salah satu petani, Nandkishore, mengungkapkan kepada NDTV sudah berusaha membuat suara keras dan bahkan menggunakan petasan untuk menakut-nakuti burung beo tersebut.
Dikatakannya, satu bunga opium akan menghasilkan 20–25 gram, tetapi sekelompok besar burung beo memakan tanaman ini sekira 30–40 kali sehari dan sebagian bahkan membawa terbang opium.
"Satu bunga poppy memberi sekitar 20-25 gram opium. Namun sekelompok besar burung beo memakan tanaman ini sekitar 30-40 kali sehari, dan beberapanya bahkan terbang dengan polong opium. Ini mempengaruhi hasil panen," katanya.
Baca Lainnya : Penyelundup Burung langka dan Opsetan ke Malaysia Kembali Ditangkap
"Tidak seorang mendengarkan masalah kami. Siapa yang akan mengganti kerugian kami?" lanjutnya.
Sementara itu, Dr RS Chundawat, ahli opium di Horticulture College, Mandsaur, mengungkapkan kepada Daily Mail bahwa opium memberikan burung beo energi seketika, sama dengan pengaruh teh atau kopi pada manusia.
"Begitu burung mengalami perasaan itu, mereka akan segera menjadi pecandu," katanya. [NN]
