Konten dari Pengguna

Miris, Kura-Kura Sumatera Terancam Punah

Trubus ID

Trubus ID

Media online kekinian yang menyajikan informasi seputar gaya hidup hijau yang ramah lingkungan dan peristiwa terkait alam, lingkungan, sosial, serta pemberdayaan masyarakat untuk bumi kita yang lebih hijau dan lestari

clock
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Trubus ID tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Trubus.id -- Pusat Penelitian Konservasi Keanekaragaman Hayati (PPKKH) Universitas Bengkulu menyatakan, populasi kura-kura Sumatra dalam fase kritis akibat dampak eksploitasi dan ekstraksi sumber daya alam di wilayah itu.

"Tingkat perkembangbiakan yang rendah ditambah penyempitan hutan tropis menyebabkan populasi kura-kura Sumatra menurun, bahkan beberapa spesies ada yang terancam punah," ujar Direktur Pusat Penelitian Konservasi Keanekaragaman Hayati Universitas Bengkulu, Aceng Riyani di Bengkulu, Jumat (28/9).

Dikatakannya dari 33 subspesies kura-kura yang ada di Indonesia, 16 di antaranya terdapat di Pulau Sumatra dengan tingkat penyebaran populasi merata di setiap provinsi.

Keberadaan satwa ini dinilai mulai langka dan sulit ditemukan di alam bebas karena habitat mereka telah berubah fungsi.

Baca Lainnya : Polisi Amankan 128 Ekor Kura-kura Moncong Babi dari 9 Pedagang Satwa Dilindungi

Selain faktor alih fungsi habitat, dikatakan Aceng perburuan liar kura-kura untuk dijadikan hewan piaraan dan sumber protein hewani bagi masyarakat lokal turut mengancam kelestarian satwa tersebut dari hutan tropis di Sumatera.

"Dahulu saat kami melakukan observasi ke Kabupaten Mukomuko, kami masih menemukan beberapa spesies kura-kura di sana, namun sekarang sudah tidak ada lagi," katanya.

Melihat kondisi ini, Aceng menyerukan perlunya upaya serius semua pihak untuk menyelamatkan populasi kura-kura Sumatera. Salah satu cara yang bisa dilakukan adalah melalui pembangunan konservasi eks-situ di luar lokasi habitat aslinya.

Baca Lainnya : Hasil Selundupan 596 Kura-kura Moncong Babi Dikembalikan ke Indonesia

"Kini sudah terdapat lima lokasi konservasi eks-situ untuk mengembangbiakkan lima spesies kura-kura Sumatera, serta Turtle Learning Center (TCC) sebagai pusat pembelajaran kura-kura bagi masyarakat umum," terangnya.

Adapun saat ini kelima spesies yang ada di konservasi ini antara lain kura-kura matahari, kura-kura sawah, kura-kura daun, kura-kura pipih putih, dan kura-kura baning cokelat. Perkembangan populasi satwa ini bisa meningkat jika aksi perburuan dan perambahan hutan dihentikan. [NN]