Roemah Martha Tilaar, Destinasi Wisata Kekinian dan Inspiratif di Gombong

Media online kekinian yang menyajikan informasi seputar gaya hidup hijau yang ramah lingkungan dan peristiwa terkait alam, lingkungan, sosial, serta pemberdayaan masyarakat untuk bumi kita yang lebih hijau dan lestari
Tulisan dari Trubus ID tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan
Martha Tilaar tinggal di rumah ini hanya sebentar. Pada usia 12 tahun ia terpaksa pindah ke Jakarta karena agresi militer Belanda kedua. Namun ia sempat belajar meracik bahan-bahan untuk membuat kosmetik pada neneknya.
Keinginan ini diwujudkan oleh puterinya, Wulan Tilaar dengan merevitalisasi rumah yang dulunya adalah kediaman keluarga besar Martha Tilaar.
Bangunan dengan gaya kuno itu sebelumnya pernah terlantar selama 40 tahun. Bangunan yang luasnya sekitar 7000 meter persegi ini pernah tertutup oleh alang- alang setinggi satu meter.
Rumah yang berada di Jl Sempor Lama no 28 , Gombong, Jawa Tengah ini saat ini diubah menjadi semacam museum yang sangat "hidup" dengan nama Roemah Martha Tilaar (RMT).
Alona Novensa, kepala operasional RMT mengatakan, "Setiap pengunjung yang datang ke sini diharapkan bisa terinspirasi oleh ide-ide bu Martha Tilaar yang tak kenal menyerah dalam membangun bisnisnya".
ibu Martha ingin berbakti RMT dibuka untuk umum setiap hari pukul 09.00 - 16.00 WIB. Pengunjung bisa menyaksikan sejarah keluarga besar Martha Tilaar di sinI, mulai dari pohon keluarga, asal usul Martha Tilaar sampai dengan benda-benda kuno dan unik peninggalan keluarga ini.
Beberapa benda bersejarah itu antara lain pedang KNIL, furnitur yang antik dan perabotan rumah tangga yang mempunyai nilai sejarah.
Jika Trubus Mania berkunjung ke tempat ini, kamu akan bisa menyaksikan toilet duduk kuno yang portabel, kain kebaya yang dijahit tangan dengan bordir halus, kalkulator kuno seberat 6 kg sampai pedang dari tiongkok.
Selain tempat display RMT juga dijadikan sarana mempertemukan individu dan kelompok untuk berbagi ide dan mendorong kerja-kerja kolaboratif lintas disiplin sekaligus juga wahana pendidikan dan hiburan.
Beberapa kegiatan dan program di RMT antara lain adalah diskusi, lokalatih, festival, pertunjukan dan pameran seni. Salah satu kegiatan bulananya adalah "Sumur Kawruh" yang diadakan tiap bulan sekali.
Alona berharap semua kegiatan di RMT itu bisa memberikan manfaat kepada masyarakat yang ujungnya bisa meningkatkan kesejahteraan.
