Tidak Hanya Cantik, 7 Jenis Bunga Ini Juga Aman Dimakan

Media online kekinian yang menyajikan informasi seputar gaya hidup hijau yang ramah lingkungan dan peristiwa terkait alam, lingkungan, sosial, serta pemberdayaan masyarakat untuk bumi kita yang lebih hijau dan lestari
Tulisan dari Trubus ID tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan
Salad
Tentu sebagian orang mungkin bingung kenapa edible flowers ditambahkan di salad. Well, tentu saja karena bunga ini bisa mempercantik tampilan salad dan menambah rasa atau sensasi berbeda untuk orang yang mengonsumsinya.
Teh
Foto: Medium.
Trubus Mania, kalian pernah dengar teh camomile tidak? Well, teh yang ada bunganya ini berfungsi untuk memberi rasa tenang saat tidur. Cocok banget untuk kalian yang susah tidur alias insomnia. Selain rasanya yang nikmat, baunya bisa menjadi terapi tersendiri untuk menenangkan suasana hati.
Garnish untuk dessert
Edible flowers juga bisa digunakan sebagai garnish untuk dessert. Biasa ditemui di hotel atau restoran dengan konsep fine dining.
Hiasan kue tar
Kue tar zaman sekarang sudah kaya kreativitas. Tidak heran jika para chef menggunakan edible flowers sebagai hiasan kue tar agar lebih menarik pelanggannya. Bunga yang aman untuk dikonsumsi ini sangat dicari-cari oleh chef karena keunikannya.
Tambahan rasa untuk es krim
Untuk tambahan rasa di es krim biasanya menggunakan bunga lavendel. Rasanya manis dengan penampilan yang cantik, dapat digunakan sebagai garnish untuk sorbet atau es krim.
~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~End Page~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~
Tapi, sangat penting untuk mengetahui jika tidak semua jenis bunga bisa dimakan lantaran ada beberapa yang mengandung racun. Dirangkum dari beberapa sumber, berikut 7 jenis bunga yang aman dan populer untuk dikonsumsi.
English Marigold
Foto: Awesome Vegan.
Jenis bunga yang banyak digunakan sebagai campuran salad. Bunga dengan nama ilmiah Calendula officinalis ini rasanya sedikit pedas, tajam dan juga agak pahit. Kelopak bunganya yang berwarna kuning hingga oranye keemasan mampu menambah kesan segar pada hidangan. Biasanya, english marigold ditaburkan pada sup, pasta, salad dan bahkan nasi.
Carnation
Lebih dikenal sebagai bunga anyelir. Bunga dengan nama ilmiah Dianthus caryophyllus ini biasa dijadikan sebagai hiasan kue atau bahan pembuat wine dan permen. Aromanya harum dan manis, mirip biji pala atau cengkeh. Asal Trubus Mania tahu, bunga anyelir merupakan salah satu bahan rahasia dalam pembuatan Chartreuse (minuman khas Prancis) sejak abad ke-17.
Nasturtium
Bunga dengan nama ilmiah Tropaeolum paling umum dikonsumsi. Bunganya memiliki rasa manis dan pedas, mirip selada air. Biasanya dijadikan sebagai hiasan piring alias garnish, tambahan salad, sandwich dan makanan pembuka lain.
~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~End Page~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~
Mawar
Foto: Thaifoodmaster.
Meskipun bunga dengan nama ilmiah Rosa ini memiliki aroma kuat, namun ketika dikonsumsi, rasanya akan terasa lembut dan fruity. Mengingatkan pada rasa stroberi dan apel hijau. Mawar sangat cocok ditambahkan pada semua jenis masakan seperti sup, salad, selai hingga seduhan dalam teh.
Bunga Matahari
Helianthus annus termasuk bunga yang bisa dikonsumsi ketika mencapai tahap tunas, di mana rasanya mirip artichoke. Kuncup bunga common sunflower yang belum dibuka bisa dikukus terlebih dahulu. Bahkan, kecambah muda dari bunga matahari atau dikenal dengan istilah microgreens kini semakin populer dijadikan sebagai makanan gurih nan lezat.
Lavendel
Bunga cantik beraroma harum yang satu ini juga banyak dijadikan sebagai hiasan makanan. Lavender (Lavandula angustifolia) juga dijadikan bahan es krim dan minuman segar lainnya seperti koktail. Rasanya manis dengan sentuhan rasa jeruk nipis dan lemon.
Krisan
Foto: Organic Facts.
Tanaman yang populer dijadikan sebagai bunga potong ini bisa dimakan juga, loh! Chrysanthemum memiliki bunga berwarna merah, putih, ungu, kuning hingga oranye. Rasanya ada yang mirip kembang kol hingga sedikit pahit. Banyak digunakan dalam menu kentang tumis oriental dan bahan salad.
Tidak sekadar bunganya saja, daun krisan biasa digunakan untuk menambah rasa cuka. Selain itu, daun dan batang mudanya biasa ditambahkan pada makanan, dikenal sebagai chop suey greens atau shingiku di Jepang. [DF]
