Unik, Ada Kafe Reptil di Kamboja

Media online kekinian yang menyajikan informasi seputar gaya hidup hijau yang ramah lingkungan dan peristiwa terkait alam, lingkungan, sosial, serta pemberdayaan masyarakat untuk bumi kita yang lebih hijau dan lestari
Tulisan dari Trubus ID tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan
Trubus.id -- Lantaran kafe kucing sudah biasa di Phnom Penh, Kamboja, Chea Raty membuat gebrakan dengan membuka kafe reptil.
"Kafe reptil yang saya buka ini untuk mengubah reputasi kadal dan ular di kalangan orang yang memang tidak suka reptil. Saya ingin menyakinkan mereka bahwa, membenci reptil merupakan kesalahanpahaman saja," kata Chea, dikutip dari AFP.
Seorang pelanggan sedang bermain dengan iguana yang ada di kafe repril. Foto: AFP.
Saat pelanggan menyesap latte yang dipesannya dan bergaul dengan reptil yang ada di kafe, Chea yakin jika mereka akan jatuh cinta dengan binatang tersebut.
Baca Lainnya : Arkeolog China Temukan Telur Reptil Purba Berusia 120 Juta Tahun
"Kafe ini cukup unik. Aku belum pernah melihat beberapa reptil ini sebelumnya. Mereka cantik dan menakutkan," kata Y Navim, pelanggan berusia 22 tahun.
Salah seorang pelanggan kafe reptil. Foto: AFP.
Tentu, kehadiran kafe reptil ini menimbulkan pro kontra. Tidak sedikit pencinta hewan yang mengatakan jika semua reptil yang ada di kafe tersebut harus dibiarkan hidup di alam luar.
"Semua reptil yang ada di kafe sudah dibesarkan oleh manusia. Tentu, tidak akan bertahan hidup jika dibiarkan di alam liar," kata Chea.
Reptil yang ada di kafe ini didatangkan langsung dari Thailand. Foto: AFP.
Ia mengatakan, semua reptil yang diimpor dari Thailand.
"Bisnis berjalan lambat karena masih banyak orang yang takut dengan ular dan kadal. Perlahan namun pasti, saya yakin jika kafe ini akan dikunjungi banyak pelanggan. Tidak sedikit yang datang karena memang ingin berfoto dengan reptil, dan mereka senang," ujarnya. [DF]
