Konten dari Pengguna

Viral, Air Kolam Renang Berombak di Surabaya, Pertanda Apa?

Trubus ID

Trubus ID

Media online kekinian yang menyajikan informasi seputar gaya hidup hijau yang ramah lingkungan dan peristiwa terkait alam, lingkungan, sosial, serta pemberdayaan masyarakat untuk bumi kita yang lebih hijau dan lestari

clock
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Trubus ID tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Trubus.id -- Sebuah video beredar viral di masyarakat. Tentang air di kolam renang di Surabaya, Jawa Timur, yang terlihat berombak. Apakah ombak yang muncul tersebut asli atau buatan? Jika memang asli, pertanda apakah fenomena tersebut?

Tidak sedikit masyarakat mengaitkan kejadian aneh tersebut dengan tsunami yang melanda Palu dan Donggala, Jumat (28/9) pekan lalu. Diketahui, kolam renang yang jadi viral tersebut milik TNI AL di Juanda, Surabaya, Jawa Timur. Dalam video berdurasi 2,17 menit itu, air kolam terlihat bergelombang rendah hingga menjadi ombak yang memercikkan air hingga ke luar kolam.

Berdasarkan percakapan di video, kolam tersebut sudah tiga kali mengalami kejadian sama, di mana airnya berombak.

"Tiga kali Ndan (komandan, red). Tsunami Aceh kan. Saya suruh naik semua. Ombak wuf, malamnya juga begitu. Nias itu. Untung kita satu meter dari itu," ujar seorang pria yang terdengar di video.

Agar tidak menimbulkan keresahan di masyarakat, sebuah pesan berantai mengatakan jika ombak di kolam renang itu tidak berhubungan dengan tsunami di Palu dan Donggala, Sulawesi Tengah.

Ada kemungkinan, TNI AL (Angkatan Laut) sengaja memasang alat khusus pembuat ombak di kolam renang untuk latihan.

"Sekadar info, dan ini ilmu buat yang kurang paham tentang beberapa sistem di kolam renang. Beberapa kolam renang ada yang dipasangi alat untuk membuat ombak seperti dalam video. Tujuannya agar tentara AL, terkenal sebagai pasukan katak, sebelum terjun ke laut yang sebenarnya, mereka harus berlatih diving di arus kuat terlebih dahulu. Diver yang akan kerja di remote area offshore, semua latihan diving di arus kuat," kata pesan berantai tersebut.

Kelanjutan pesan tersebut ialah, "Dan, latihan mereka memang harus di kolam renang seperti itu, yang ada kolaborasi dengan AL. Untuk yang kerja di offshore, mereka wajib mempunyai sertifikat marine survival. Nah, salat satu syaratnya ialah berenang di kolam renang yang dipasangin arus kuat seperti di atas itu."

Namun hingga saat ini, belum ada keterangan resmi dari TNI AL terkait fenomena tersebut. [DF]