kumparan
KONTEN PUBLISHER
3 Oktober 2018 2:42

Masyarakat Ramai-ramai Nikmati Kopi Gratis di Festival 'Malioboro Coffee Night'

Komunitas Pencinta Kopi Nusantara Yogyakarta menggelar hajatnya membagikan 26.200 gelas kopi gratis kepada masyarakat Yogyakarta di Jalan Malioboro pada Selasa (2/10) malam. Festival tersebut dalam rangka merayakan International Coffee Day yang jatuh pada 1 Oktober, lalu Hari Batik Nasional pada 2 Oktober serta menyambut Hari jadi Kota Yogyakarta yang ke-262.
ADVERTISEMENT
Pantauan kumparan.com/tugujogja, ribuan masyarakat mulai memadati kawasan Malioboro sejak pukul 20.00 WIB. Kegiatan menikmati kopi tersebut dengan melibatkan 100 perwakilan penggiat kopi dari beberapa daerah di Indonesia.
Ketua Panitia Malioboro Coffee Night, Anggi Dita menuturkan, festival kali ini dengan mengusung tema ‘Merajut Kopi Nusantara’, aneka jenis dan varian kopi yang disuguhkan pada pengunjung berasal kopi khas Yogyakarta, Jawa Tengah, Jawa Timur, DKI Jakarta, Sumatera sampai Papua.
“Peserta tidak hanya terdiri dari warung kopi tetapi juga petani kopi hingga industri ikutan kopi,” ujarnya.
Ia mengungkapkan, para pegiat kopi berharap ke depan Kota Yogyakarta akan bisa memposisikan diri sebagai Kota Wisata Kopi di mana di kota ini orang bisa mendapatkan berbagai hal tentang kopi.
ADVERTISEMENT
“Boleh dibilang, Kota Yogyakarta memiliki keunikan karena sekalipun tidak memiliki lahan kopi sendiri, namun di kota ini ada berbagai jenis kopi dari segala penjuru nusantara yang beredar,” ujarnya.
Warga Yogyakarta, Yanto Andrian saat hadir dalam kegiatan tersebut mengaku cukup terhibur adanya kegiatan yang diselenggarakan oleh Komunitas Pencinta Kopi Nusantara Yogyakarta.
"Ini baru pertama kalinya hadir, soalnya tahun lalu gak sempat hadir pas posisi lagi diluar kota," kata Yanto.
Walaupun harus mengantri lama demi mendapatkan segelas kopi, namun Ia mengaku cukup senang. Ia berharap kegiatan positif seperti ini bisa diselenggarakan setiap tahunnya. Ini merupakan wadah positif bagi para pecinta kopi di Indonesia.
"Cukup menarik untuk hiburan dan ini wadah positif yang bisa dimanfaatkan oleh para pecinta dan penikmat kopi di Yogyakarta," paparnya.
ADVERTISEMENT
Selain Yanto, Hendra Asfrianto mengungkapkan hal yang sama. Menurutnya, kegiatan positif seperti ini perlu didukung oleh semua pihak agar terus berjalan tanpa henti.
"(Kegiatan ini) Bagus, masyarakat dan pemerintah harus dukung biar festival seperti ini ada terus setiap tahun," paparnya.
Saking antusiasnya, Hendra rela datang sejak awal agar tidak terlalu lama mengantri dan berdesak-desakan dengan pengunjung lainnya. "Segelas kopi untuk malam di Yogyakarta," pungkasnya. (Nadhir Attamimi/adn)
Tulisan ini adalah kiriman dari publisher, isi tulisan ini sepenuhnya menjadi tanggung jawab publisher. Laporkan tulisan