kumparan
15 Apr 2019 19:58 WIB

Tak Hanya di Sleman, Kasus Asusila ASN Kemenag Juga Ada di Gunungkidul

Ilustrasi kasus asusila. Foto: Istimewa.
Kisah asusila yang menimpa jajaran Kementrian Agama di DIY ternyata bukan kali ini saja. Karena dua bulan lalu, tindakan tak senonoh juga dilakukan oleh Aparatur Sipil Negara (ASN) di Kantor Kemenag Gunungkidul. Tak hanya tahun ini, tahun lalu juga ada seorang pendidik di lingkungan Kantor Kemenag Gunungkidul juga tersandung asusila.
ADVERTISEMENT
Sekitar dua bulan lalu, Sum, pria yang bekerja di lingkungan Kemenag Gunungkidul asal Semin ini kini sedang menjalani proses peradilan karena telah melakukan pencabulan terhadap anak tirinya. Bahkan akibat perbuatan bejat Sum, anak tirinya tersebut mengalami trauma berat.
Tahun 2018 lalu, W, warga kecamatan Wonosari ini terbukti melakukan tindakan cabul dengan seorang siswi. Dan kini W sudah mendapatkan putusan resmi dari Pengadilan Negeri Wonosari.
Kepala Kantor Kemenag Gunungkidul, Aidi Johansyah, sendiri pernah mengaku terpukul dengan peristiwa tersebut. Karena lembaga yang ia pimpin tersebut menjadi pelopor keagamaan, namun justru tindakan asusila telah mencoreng lembaganya. Padahal, upaya pembinaan terhadap anak buahnya terus dilakukan agar nama baik Kemenag bisa tetap dijaga.
"Kami telah lakukan evaluasi besar-besaran agar kasus tersebut tidak terulang,"tuturnya, Senin (15/4/2019).
ADVERTISEMENT
Ke depan, pihaknya akan melakukan melakukan tes psikologi. Tes tersebut diharapkan akan menjadi sumber untuk mengetahui perilaku dan juga psikologis semua anak buahnya. (erl/adn)
Tulisan ini adalah kiriman dari publisher, isi tulisan ini sepenuhnya menjadi tanggung jawab penulis. Laporkan tulisan